Hyundai Ioniq 5 Kini Inden 5 Bulan, Banyak Peminat?

RiderTua.com – Hyundai Ioniq 5 semakin banyak diminati oleh konsumen Indonesia. Terakhir mobil SUV listrik ini sudah mengumpulkan hingga 1,7 ribu unit mobil sejak model tersebut dirilis resmi. Namun Hyundai Ioniq 5 kini dihadapkan dengan lamanya inden hingga lima bulan. Ini membuat pengiriman unitnya juga cukup terbatas.

Baca juga: Hyundai Ioniq 5 Kini Hampir Dipesan 1,7 Ribu Unit!

Hyundai Ioniq 5 Dihadapkan Dengan Lamanya Inden

Jumlah pemesanan yang didapat Ioniq 5 memang sangatlah tinggi, terlebih bagi mobil SUV bertenaga listrik murni pertama yang dirakit lokal. Ioniq 5 mampu menggebrak pasar mobil listrik dengan menawarkan sejumlah keunggulan yang dimilikinya. Selain itu, model ini menjadi andalan Hyundai di Tanah Air setelah Ioniq Sedan dan Kona EV.

Namun dengan makin banyaknya pemesanan yang didapatnya rupanya membuat Hyundai kewalahan. Sebab mereka mengaku baru mengirim 100 unit mobil ke konsumen, dan masih banyak yang harus dikirim. Inilah yang membuat waktu tunggu indennya cukup lama, yaitu mencapai lima bulan.

(Motor1)

Penuhi Permintaan

Tentu ini waktu tunggu inden yang begitu lama, apalagi Ioniq 5 memiliki hingga 1,7 ribu pemesanan dari konsumen. Entah apa yang membuat ini terjadi, apakah akibat dari krisis chip semi-konduktor atau karena sibuk merakit model lainnya. Memang tak hanya Ioniq 5 yang dirakit di Indonesia, karena masih ada Creta dan Santa Fe.

Terlepas dari itu, Hyundai akan berusaha sebisa mungkin untuk memenuhi permintaan konsumennya akan model Ioniq 5. Mereka juga menucapkan terima kasih atas sambutan baik dari masyarakat Indonesia pada model yang sudah dihadirkannya. Termasuk Ioniq 5 yang kini menjadi mobil EV unggulannya.

Creta sendiri juga memiliki waktu tunggu inden yang lama, meski tak selama Ioniq 5. Walau setidaknya kini Hyundai sudah bisa memenuhi hampir seluruh pemesanan mobilnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page