Categories: MotoGP

Bingung, Brad Binder: Ban Mana yang Akan Dipakai di FP3?

RiderTua,com – Ternyata untuk sesi FP3 tadi, Brad Binder bingung dengan pemilihan ban.. Pembalap Red Bull KTM MotoGP itu langsung menunjukkan kekuatannya dalam sesi latihan pertama di posisi ke-7 di Jerez. Dan di FP2, rider berusia 26 tahun itu berhasil menempati posisi ke-6. Meski begitu, pembalap asal Afrika Selatan itu mengungkapkan kekhawatirannya tentang pemilihan ban yang akan dipakai di FP3. Dan terbukti dia tidak lolos ke Q2 dengan hanya berada di posisi ke-14

Bingung, Brad Binder: Ban Mana yang Akan Dipakai di FP3?

Brad Binder mengatakan, “Anehnya, masih ada spot basah bahkan di sore hari terutama di tikungan menjelang finis. Kemudian ada sedikit di tikungan 2, di tikungan 8 juga ada spot basah lainnya. Akibatnya, kita tidak dapat mengambil racing line yang ideal di tempat-tempat tertentu. Kita harus menghindari berkendara di sekitar tempat-tempat tersebut. Tapi saya berharap, operator trek akan mengeringkan trek di malam hari sehingga kami melibas trek kering di pagi hari. Secara keseluruhan, grip tampaknya sedikit lebih buruk ketimbang tahun-tahun sebelumnya.”

“Tetapi hari ini tugas kami jauh lebih sulit dari yang diperkirakan. Sangat sulit untuk mengerem motor dengan cukup cepat. Di FP3 kami mencoba tiga hal, dua di antaranya berdampak positif. Sekarang tujuan kami adalah, menemukan lebih banyak rasa aman untuk ban depan. Jika kita bisa melakukan itu, kita bisa melaju lebih cepat. Sejauh ini saya benar-benar merasa berada di limit dengan set-up saat ini,” lanjut pembalap berjuluk Brad Attack itu.

Binder mengeluh bahwa ban depan medium terasa terlalu lemah di Jerez. “Kita harus menemukan cara untuk meringankan bagian depan. Jika kami bisa melakukannya, kami bisa berkembang,” kata pembalap yang saat ini berada di peringkat 6 dalam klasemen itu.

Binder tidak terkejut bahwa rekan setimnya Miguel Oliveira tidak memiliki masalah di lini depan. “Saya lebih banyak nge-push saat mengerem. Saya lebih mengandalkan menghentikan motor lebih awal untuk bisa berakselerasi lebih kuat setelahnya. Saya bukan pembalap yang membutuhkan banyak kecepatan saat menikung. Itu sebabnya saya memberi tekanan lebih pada ban depan ketimbang pembalap lain,” ungkap kakak Darryn Binder (WithU Yamaha) itu.

Binder tahu, dia harus bertahan di 10 besar di FP3 jika dia ingin langsung masuk ke Q2. Karena hasil kualifikasi teratas sangat penting di Jerez. Hal ini disebabkan karena sedikitnya peluang untuk menyalip.

“Pertanyaan besar di FP3 adalah, ban mana yang bisa kami pakai karena cuaca yang sangat dingin pada pukul 10 pagi. Dalam kondisi seperti ini, ban depan medium sangat lemah. ban itu tidak cocok. Dan akan menjadi terlalu dingin untuk ban hard di pagi hari. Jadi kami harus membuat pilihan ban yang tepat di FP3 dan kemudian berusaha keras untuk langsung masuk ke Q2,” pungkas Brad Binder.

Rafie Satya Pradipta

Leave a Comment

Recent Posts

Hasil Tes Resmi Moto2 Jerez Spanyol 2024 (FP8)

RiderTua.com, Jerez de la Frontera - Tony Arbolino menjadi pembalap tercepat pada tes resmi Moto2 Jerez Spanyol (FP8) setelah menguasai…

1 Maret 2024

Alex Marquez yang Jadi Kapten di Gresini Bukan Marc Marquez

RiderTua.com - Alex Marquez akan membalap di musim MotoGP 2024 bersama saudaranya Marc. Tantangan atas nama saudara dalam satu tim…

1 Maret 2024

Hasil Tes Resmi Moto2 Jerez Spanyol 2024 (FP7)

RiderTua.com, Jerez de la Frontera - Jumat, 01 Maret 2024, Dengan mengendarai Kalex, 'Gonzalez' menorehkan lap time tercepat. Pembalap QJmotor…

1 Maret 2024

Komunitas Honda Surabaya Mengenal Lebih Dekat Tentang Teknologi Honda EM1 e:

RiderTua.com - MPM Honda Jatim (PT. Mitra Pinasthika Mulia) selaku distributor motor Honda wilayah Jatim & NTT kenalkan teknologi Honda…

1 Maret 2024

Franco Morbidelli : Pecco Memberiku Saran Tapi Kita Lihat Apakah Saya Bisa Menerapkannya di Trek

RiderTua.com - Menurut pernyataannya sendiri, Franco Morbidelli sangat mungkin akan ambil bagian dalam balapan MotoGP pembuka musim di Qatar. Usai crash…

1 Maret 2024

Suzuki Motor Indonesia Rilis Nex II Cross Model 2024, Harganya Rp 20 Jutaan

RiderTua.com - Suzuki Motor Indonesia baru saja meluncurkan Suzuki Nex II Cross model 2024 sebagai skutik ramping yang bergaya adventure.…

1 Maret 2024