Sumringah, Fabio Quartararo: Start P-5 Punya Potensi untuk Perebutkan Podium

RiderTua.com – Juara Dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo merasa lega dengan start dari baris kedua di Grande Premio Tissot de Portugal di Portimao. “Start dari P5 punya potensi untuk memperebutkan podium. Jadi saya sangat senang dan bahagia hari ini. Kemarin saya mengatakan bahwa hasilnya buruk, tetapi saya merasakan kemajuan. Kemudian kami menemukan masalahnya, bahwa kemarin kami tidak dapat memanaskan ban. Itu adalah area yang sama sekali tidak saya rasakan. Pagi ini kami menambah beban sedikit di bagian belakang untuk lebih meningkatkan suhu, dan mulai dari lap pertama itu jauh lebih baik. Kami kurang dari 0,1 detik di belakang Miguel (Oliveira) di FP3, di trek yang benar-benar basah. Di trek yang kering kami kemudian di P5 di FP4,” ungkap rider Monster Energy Yamaha itu.

Start P-5 Punya Potensi untuk Memperebutkan Podium

Di kualifikasi, pembalap berusia 23 tahun itu mengamankan tempat ke-5. “Kondisi setengah kering, setengah basah dengan ban slick ini adalah kondisi terburuk bagi saya, tapi saya sangat senang dengan posisi ke-5. Jika mereka menawari saya baris kedua sebelum kualifikasi, saya akan langsung menandatanganinya,”ujar Quartararo sambil tersenyum.

Mengomentari fase akhir yang penting di Q2, pembalap asal Prancis itu mengatakan, “Seperti hampir semua pembalap, lap terakhir saya dibatalkan (karena fase kuning), tetapi bukan itu masalahnya. Sangat disayangkan, saya tidak bisa melewati garis finis karena hanya tersisa 2 detik untuk mengejar waktu lagi.”

Sejak di awal Q2, El Diablo sendiri mengalami ‘goyangan parah’ di tikungan 7, tapi dia tetap di M1-nya. “Ya, ada beberapa momen kecil. Tapi treknya sedikit lebih kering di Q2. Menurut saya Q1 berbahaya. Tentu saja setiap pembalap punya tujuan untuk masuk ke Q2. Tapi dengan lintasan basah, itu benar-benar berbahaya pada ban slick. Pertama Gardner crash, lalu Fernandez, Bagnaia, Bastianini dan semuanya jatuh dengan keras. Ini adalah kondisi yang berbahaya. Tetapi jauh lebih baik di Q2, bahkan jika itu masih sangat sulit di tiga tikungan,” ungkap Quartararo.

Kesalahan kecil bisa berdampak sangat negatif pada jalannya balap, terutama dalam kondisi sulit seperti itu. Apakah pikiran itu ada di benak sang juara bertahan? “Tidak, tidak sama sekali. Saya ingat di Silverstone tahun lalu, ketika saya crash dan pergelangan kaki saya terkilir. Tapi itu bisa terjadi,” jawab rekan setim Franco Morbidelli itu.

“Jika kita sudah berada di seri ke-5, berpikir bahwa kita tidak dapat membuat kesalahan dan kita dihadapkan dengan kondisi seperti itu, maka itu jelas bahwa kualifikasi kita akan buruk. Kita harus mengamati trek dan melihat apa yang terjadi. Saya juga melakukannya tahun lalu. Kita tidak boleh mengambil risiko. Tentu saja kita tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu. Tetapi jika kita harus nge-push, maka kita harus nge-push,” imbuh Quartararo.

Dengan 21 balapan akhir pekan, para pembalap hampir tidak punya waktu untuk pulih dari cedera. “Ya, bagus kalau ada lebih banyak balapan. Tapi kami tidak di Formula 1, di mana sangat tidak biasa bagi seorang pembalap untuk cedera dan patah tulang selangka, misalnya. Dengan kami itu terjadi begitu cepat. Jika melihat crash hari ini, bisa saja mengakibatkan patah tulang sebanyak 4 kali. Dan patah tulang jelas berarti kehilangan banyak balapan dan poin,” jelas rider asal Nice-Prancis itu.

Siapa yang menurut Quartararo dinilai sangat kuat terkait dengan kemungkinan balapan kering? “Jika melihat hasil tahun lalu, Mir lah yang naik podium di kedua balapan. Dia akan sangat cepat. Tapi saya pikir 5 besar memiliki potensi untuk benar-benar bertarung untuk podium besok,” jawab El Diablo.

“Aleix juga super cepat di sini, Zarco memperebutkan podium di balapan pertama, Miller juga naik podium. Sekarang siapapun yang berada di depan punya potensi. Dan tentunya juga Marc (Marquez). Alex Rins juga cepat, tetapi akan sulit baginya untuk mengejar ketertinggalan yang begitu jauh. Tapi ada banyak pembalap yang bisa bertarung untuk podium dan kemenangan,” pungkas rider berusia 23 tahun itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives