KTM Masih Percaya pada Sasis Baja di MotoGP?

RiderTua.com – Keberhasilan motor KTM di kategori Moto2 dan Moto3 tidak perlu dipertanyakan lagi. Dari tim Ajo mereka telah menciptakan tempat lahir para pembalap dan juara sejati. Namun, di Moto2, sasis yang dominan adalah Kalex, yang terbuat dari aluminium. Dan tampaknya memberi mereka hasil yang sangat baik. Jika kita melihat ke belakang, pabrikan Austria itu telah memenangkan beberapa gelar dan kesuksesan, dan mayoritas dengan motor dengan frame aluminium. Apakah KTM masih percaya pada sasis baja di MotoGP? sampai kapan?.. Bagaimana jika KTM hanya bisa menang seri tanpa memenangkan gelar dunia, apakah akan pindah sasis aluminum ke depan?

Ketika KTM bergabung di Kejuaraan Dunia 2017, tidak ada banyak diskusi tentang hal itu, selain mereka memakai suspensi yang beda yakni WP suspension (sementara yang lain melengkapi Ohlins), mereka juga memutuskan untuk memakai sasis mereka sendiri. Sesuatu yang menjadi keyakinan atau kepercayaan KTM itu sendiri. Atau begitulah setidaknya yang diyakini CEO KTM Stefan Pierer. Dan sepeda motor KTM yang dijual di pasaran memakai sasis baja, dan di Kejuaraan Dunia, itu tidak akan berbeda. “Kami adalah pemimpin pasar dunia dalam teknologi sasis baja,” katanya dengan bangga..

Kita melihat sejarah bahwa sebelum KTM berkecimpung dalam motor sport mereka serius di sepeda motor off-road. Namun, di MotoGP, tidak ada yang bertaruh dengan formula itu. Kecuali KTM, kejutan pertama datang di Cheste, Valencia 2018, ketika Pol Espargaro naik podium di akhir musim. Tahun 2020-2021 mereka sepertinya mulai diatas angin dengan beberapa kemenangan seri.. Dan yang terakhir, yaitu Oliveira di GP Mandalika, di mana dia juga menang, dan kepercayaan KTM ini mulai membuahkan hasil..

Alex Baumgartel dan Klaus Hirsekorn - Kalex MotoGP
Alex Baumgartel dan Klaus Hirsekorn – Kalex MotoGP

Kini KTM menjadi pabrikan kedua di kejuaraan dunia konstruktor. Namun, datanya masih ada, dan Kalex memiliki lebih banyak kemenangan dalam hal ini. Pabrikan milik Alex Baumgärtel dan Klaus Hirsekorn telah memenangkan semua balapan Moto2 setelah penarikan KTM di Moto2 pada akhir 2019. Di Kalex, sasis aluminium telah menjadi taruhan sejak hari pertama. Di Moto2 Pierer Mobility AG akhirnya menggunakan sasis Kalex di Moto2.

Pierer, bagaimanapun, tetap yakin dengan jenis sasis baja ini, seperti yang dia katakan kepada media Speedweek… “Kami telah menunjukkan di Kejuaraan Dunia Moto3 dan Moto2 bahwa konsep sasis baja ini dapat berhasil dan kami yakin bahwa kami juga dapat melakukannya di MotoGP”.

Ducati Pernah Memakai sasis Baja

Sementara itu pabrikan lain seperti Ducati juga memenangkan Kejuaraan Dunia dengan sasis baja. Ducati bersama Casey Stoner pada 2007. Dan ini membuat KTM terus percaya pada rangka baja lebih dari sebelumnya.

Tapi bagaimana jika kita bertanya tentang kompetisi kedepan antara aluminum vs baja? Alex Baumgärtel, CEO Kalex, menanggapi ini: ” Pada prinsipnya, ini adalah teknologi yang menurut saya relatif fleksibel. Tentu saja, itu juga fleksibel dengan baja. Tapi saya pikir baja bereaksi sangat sensitif. Terutama ketika bekerja di kelenturan, toleransi secara alami lebih sensitif, hanya karena modulus elastisitas atau modulus perpanjangan hampir dua setengah kali lebih besar. Ini berarti kepekaan mereka terhadap geometri juga lebih besar dan lebih sensitif.”

Dan jika untuk kompetisi?: “Nah, Jepang memiliki banyak rangka baja dalam produksi seri di kelas kecil, itu karena masalah biaya produksi. Anda harus terus memproduksi rangka murah. Itu murni produksi massal, jika Anda melihat persaingan sepeda motor, mereka berada pada tingkat teknologi yang sama sekali berbeda. Mereka juga bermain dengan frame aluminium.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives