Brad Binder: Permukaan Trek Jauh Lebih Baik

RiderTua.com – Brad Binder: Permukaan trek jauh lebih baik…¬†Pembalap MotoGP Red Bull KTM itu tidak menemukan set-up yang memuaskan di Austin-Texas pada latihan hari pertama. Meski begitu peringkat 2 dalam klasemen itu masih mampu menempati posisi ke-13 pada hari Jumat di Circuit of The Americas (COTA) sepanjang 5,5 km itu, dan membuatnya menjadi pembalap KTM terbaik. Jelas, dia tidak puas dengan hasil ini. Pembalap asal Afrika Selatan itu terpaut 0,996 detik dari catatan waktu terbaik Johann Zarco (Pramac).

Brad Binder: Permukaan Trek Jauh Lebih Baik

“Jumat hari ini agak rumit, lebih sulit dari yang kami perkirakan. Pada pagi hari di FP1, saya tidak percaya diri pada ban depan. Akibatnya, saya tidak bisa membalapi dengan kecepatan menikung yang cukup. Kami pikir itu mungkin karena ban depan medium. Tetapi ketika kami mencoba kompon yang berbeda di FP2, itu juga tidak membantu. Jadi kami harus menemukan feeling roda depan yang lebih baik untuk hari Sabtu, dan lebih banyak traksi di bagian belakang,” kata Brad Binder, yang menang di Brno pada 2020 dan di Spielberg pada 2021 (balapan hujan).

Kakak Darryn Binder (WithU Yamaha) itu menambahkan, “Jika bagian depan tidak berperilaku seperti yang kita inginkan dan kita ingin memaksa motor untuk berbelok dengan kekuatan lembut, dan jika kita juga menghadapi risiko roda depan slip, maka itu tidak ideal. Tapi ini bukan masalah utama. Ini adalah sirkuit khusus. Kita harus menyetel motor secara optimal untuk zona pengereman keras atau untuk perubahan arah yang lancar. Kita akan melihat motor saya bekerja dengan baik di setiap 21 tikungan. Kita hanya bisa melihat untuk kompromi terbaik yang saya rasa nyaman.”

Bagaimana dengan gelombang di trek setelah pengaspalan ulang? “Permukaan sudah jauh lebih baik. Ini satu juta kali lebih baik, operator rute berhasil melakukan pekerjaan yang sempurna. Tetapi di bagian yang belum diaspal, gelombang di trek masih sama seperti pada 2021. Tetapi treknya jauh lebih tidak bergelombang, kami melihat perbedaan besar,” ungkap rider berusia 26 tahun itu.

“Tapi kita tidak boleh terlalu memaksakan roda depan atau roda belakang dengan gelombang yang masih ada. Kita harus membalap di sana dengan hati-hati agar suspensi dapat melakukan tugasnya. Saya tidak khawatir tentang hari Sabtu. Karena kami memiliki beberapa teknisi hebat di pit,” yakin pembalap yang terkenal dengan Brad Attack itu menyemangati dirinya sendiri untuk hari Sabtu yang penting untuk posisi start.

“Hari ini kami memiliki situasi yang belum pernah kami alami sebelumnya. Jadi jelas apa yang perlu kita ubah. Sejauh ini saya merasa benar-benar berada di limit, tapi itu juga dialami sama persis oleh semua rekan saya, saya yakin itu. Kami masih harus menemukan sesuatu.”

“Tapi sejauh ini, tahun ini kami memiliki motor yang jauh lebih baik dengan ban baru ketimbang motor kami tahun lalu. Saya di posisi ke-7 dalam kualifikasi di Qatar, ke-4 di Indonesia, hasil kualifikasi serupa akan mungkin terjadi di Argentina. Tapi kemudian saya membuat kesalahan di lap terbaik saya, saya membengkokkan shifter. Performa kualifikasi saya jauh lebih baik ketimbang musim lalu,” pungkas rekan setim Miguel Oliveira itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives