John McGuinness: Alberto Puig ‘Tidak Menjaga’ Marc Marquez

RiderTua.com – John McGuinness, seorang pembalap Isle of Man TT yang tahu betul bagaimana seorang pembalap harus mengelola dan mengasumsikan dengan cerdas ketika  harus memacu motor hingga batas, berujar tentang kondisi Marc Marquez saat ini.. Di media MCN, pembalap Inggris itu menegaskan bahwa seseorang harus menjaga Marc Marquez dan ini penting, “Kami tidak bisa melupakan semua yang telah dia raih, gelar dunia yang telah dia menangkan, tetapi seseorang harus menjaga Marc Marquez, karena ada sesuatu yang salah. Seperti ada kabel yang lepas entah kemana. Apa karena crash sebelumnya? Pandangannya? Fokusnya? Tapi crash ini tidak bisa diterima, dia bisa lebih baik dari itu”. Dan McGuiness dengan jelas menunjuk Alberto Puig sebagai orang yang mungkin harus menenangkan juara dunia delapan kali itu.. ” Saya mendapat kesan bahwa Alberto Puig hanya ingin Marc segera kembali ke motor dan segera melaju kencang lagi, tetapi dia perlu melakukannya (menenangkan) untuk mendapatkan kembali kepercayaan dirinya ”. Di Qatar Marc sudah bagus ‘legowo’ dengan posisi ke-5, tapi empat crash di Mandalika memperlihatkan dia sudah lupa akan strategi bijak-nya..

John McGuinness: Alberto Puig ‘Tidak Menjaga’ Marc Marquez

Marc Marquez kembali ke dalam siklus cedera dan pemulihan yang buruk, padahal di seri perdana Qatar dia tidak terlihat memaksa dan berusaha membalap dengan bijak sesuai kondisinya.. Selama pra musim, kita mendengar Marc Marquez menyampaikan strateginya bahwa dia tidak akan lagi mengambil risiko sembrono di trek. Di Qatar dengan finish di posisi kelima dia terlihat sesuai dengan ucapannya.. Tapi di Indonesia, semuanya sudah terlupakan. Hasil? empat kali jatuh, termasuk dua dalam rentang enam menit selama Q1, dan membuat munculnya diplopia.

John McGuinness
John McGuinness

Menurut John McGuinness: seseorang harus menjaga Marc Marquez, dan memaksanya untuk lebih tenang.. “Kami tidak bisa melupakan semua yang telah dia raih, gelar dunia yang telah dia menangkan, tetapi seseorang harus menjaga Marc Marquez, karena ada sesuatu yang salah. Seperti ada kabel yang lepas entah kemana. Apa karena crash sebelumnya? Pandangannya? Fokusnya? Tapi kecelakaan ini tidak bisa diterima, dia bisa lebih baik dari itu”.

McGuinness tahu akan tiba saatnya tubuh Marquez ‘tidak tahan lagi’, terutama karena diplopianya setiap kali mendapat benturan keras di kepala.. “Setelah jatuh selama sesi pemanasan, tampaknya dia sudah putus asa. Saya tidak suka melihatnya berhenti dari olahraga ini karena dia menerima terlalu banyak benturan di kepalanya. Seseorang, pada titik tertentu, harus mengatakan sepatah kata kepadanya. Seperti: dia perlu menenangkan diri.”

Terlepas dari cedera lengan kanannya yang serius dan masalah penglihatan yang dialami Marc dalam beberapa bulan terakhir, McGuinness yakin Marquez akan terus melaju melampaui batas (limit), sebuah strategi yang telah berhasil di masa lalu, tetapi tidak bekerja untuknya sekarang. Dia mengalami empat crash akhir pekan lalu, dan yang terakhir serius. “Apa pun level Anda, apakah Anda seorang pembalap amatir atau pembalap MotoGP, Anda harus bertanya pada diri sendiri ketika hal seperti ini terjadi,” ujarnya..

Peran Alberto Puig

Dan akhirnya McGuinness memiliki pertanyaan yang tertuju pada bos tim Repsol Honda, Alberto Puig di mana dia sebagai orang yang mungkin harus menenangkan juara dunia delapan kali itu.. ” Saya mendapat kesan bahwa Alberto Puig hanya ingin dia segera kembali ke motor dan segera balapan lagi, tetapi dia perlu melakukannya (menenangkan) untuk mendapatkan kembali kepercayaan dirinya ”.

McGuinness mengaku khawatir dengan Marc Marquez, terutama setelah melihat apa yang terjadi pada hari Sabtu di Q1 GP Indonesia, “Pada hari Sabtu, setelah jatuh, dia kembali ke pit, dan beberapa lap setelah kembali ke trek, dia jatuh lagi di tikungan yang sama. Itu tidak baik, dia terlihat seperti orang yang putus asa,” kata pembalap Inggris itu..

Pesan John McGuinness meminta Marc Marquez untuk merenungkan pendekatannya terhadap balap dan mengambil risiko yang lebih baik untuk terus mendapatkan keuntungan dari bakat terbesar yang telah dihasilkan oleh pembalap Spanyol itu selama bertahun-tahun.. “Sedih melihatnya, karena dia salah satu yang terbaik, dan ketika dia dalam kondisi terbaiknya, Anda tidak bisa mengalihkan pandangan darinya. Tapi dia tidak bisa menikmati apa yang terjadi padanya, dan saya rasa tidak ada orang yang senang melihat apa yang dia lakukan pada dirinya sendiri,” pungkasnya..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives