Pol Espargaro: Motor Ducati Terbang!

RiderTua.com – Pol Espargaro: Motor Ducati terbang!… Honda mengalami ‘bencana’ di kualifikasi MotoGP untuk GP Indonesia di Mandalika pada hari Sabtu. Pembalap RC213V terbaik adalah Marc Marquez yang hanya start dari posisi ke-14 di grid. Ada beberapa strategi untuk menemukan kesalahan, termasuk rekan setimnya Pol Espargaro yang start dari posisi ke-16. Rider berusia 30 tahun itu mencoba menganalisa bencana Honda pada kualifikasi di Mandalika dan menemukan beberapa masalah yang bertentangan dengan alokasi Michelin akhir pekan ini.

Pol Espargaro: Motor Ducati Terbang!

Dari sudut pandangnya, Espargaro menyimpulkan, “Kami dan Honda telah mengumpulkan banyak informasi selama bertahun-tahun. Kami bekerja di sini dan membawa motor sempurna yang benar-benar baru ke Jerez dan Sepang. Dan kemudian Michelin membawa ban yang sudah berumur 4 tahun setelah terjadi masalah saat tes.”

“Kami memiliki motor terbaik di grid untuk ban saat ini. Namun, karena suhu yang tinggi, kami memakai ban belakang lain dengan karkas yang lebih keras di balapan akhir pekan ini. Motor ini tidak dibuat untuk itu. Kami melihat bahwa Ducati memiliki masalah besar dengan ritme selama tes, dan sekarang mereka terbang! Kami percaya ini tidak adil. Honda melakukan pekerjaan luar biasa di pra-musim dan tidak pantas mendapatkannya!” ujar Pol Espargaro kesal.

Mengenai ban Michelin, rider Repsol Honda itu berkata, “Saya bukan teknisi Michelin dan saya bukan orang yang dapat memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan. Tapi kalau mau lebih baik, jangan bawa ban berumur 4 tahun. Oke, Honda mampu mengatasi masalah dengan motor baru, tetapi tidak dengan motor berusia empat tahun.”

Espargaro menambahkan, “Kami telah bekerja keras, tetapi sekarang kami mengalami kesulitan menyelesaikan balapan. Untuk race hari Minggu kami akan melihat bahwa kami memperbaiki masalah.”

“Ada pembalap yang jauh lebih lambat di lintasan. Kami tidak seburuk kelihatannya. Misalnya, Di Giannantonio mampu menyelesaikan satu lap dalam waktu 1:31,6 menit, lebih cepat 3 detik dibandingkan dengan waktu yang lebih lama. Itu tidak normal, kami tidak benar-benar mengerti hal seperti itu!”

“Kami memiliki masalah besar dengan ban depan, kami tidak tahu bagaimana kami bisa menyelesaikan balapan. Tidak semuanya bagus dalam tes, tetapi kami mampu menempuh jarak seperti itu. Masalahnya datang dari ban belakang yang tidak berfungsi dengan baik, yang sekarang terlalu membebani ban depan. Jika mereka membawa ban itu ke tes, mereka tidak akan membawanya ke balapan,” pungkas rekan setim Marc Marquez itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives