Pol Espargaro: Remnya Tidak Berfungsi 

RiderTua.com – Pol Espargaro: Remnya tidak berfungsi… Sesi latihan bebas pertama MotoGP di Sirkuit Mandalika dimulai di trek basah, 45 menit kemudian trek menjadi kering. Pol Espargaro tampil kuat saat tes pra-musim pada Februari lalu, dimana dia berhasil sebagai yang tercepat. Di pagi hari (FP1) GP Indonesia, rider berusia 30 tahun itu mengamankan tempat pertama. Rekan setimnya di Repsol Marc Marquez melengkapi hasil kuat Honda di posisi ke-3. Usai melakoni FP1 dengan sukses, rider asal negeri Matador itu merosot tajam ke posisi ke-19 di FP2. Dan Marc yang crash di menit terakhir harus legowo berada di posisi ke-21.

Pol Espargaro: Remnya Tidak Berfungsi

Dengan kondisi yang jauh lebih baik di sesi latihan bebas kedua, hasilnya malah terbalik. Duo Yamaha Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli melaju 0,3 detik lebih cepat dari kuartet Ducati yang ada di belakang mereka. Pembalap teratas Honda hanya muncul dari urutan 12 pada catatan waktu gabungan FP1/FP2 yang diraih Takaaki Nakagami dari Tim LCR. Sementara Alex Marquez berada di urutan ke-16, Pol Espargaro di urutan 19 dan Marc Marquez berada di urutan ke-22.

Adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu mengatakan, “Ada lebih sedikit grip ketimbang saat tes, tetapi saya tidak merasa bahwa kami lebih banyak tersandung daripada yang lain karena itu. Pagi hari saya tercepat dengan ban belakang medium, di FP2 saya masuk 5 besar dengan tipe ban yang sama. Motornya terasa sangat bagus, lebih baik ketimbang saat tes, kecepatan kami tepat.”

Saat Pol Espargaro ingin mengejar waktu dengan ban belakang soft, rem depan RC213V miliknya macet tak berfungsi. Pembalap asal Spanyol itu kemudian melampiaskan kekesalannya di garasi Repsol.

“Kalau hari Sabtu hujan, saya tidak akan ada di Q2, makanya saya kesal sekali. Itu adalah satu-satunya kesempatan saya untuk mencapai Q2. Bahkan saya memiliki prospek bagus untuk 3 teratas. Kemudian rem tak berfungsi. Oke, motor terdiri dari banyak bagian, hal seperti itu bisa terjadi. Kita harus mencari tahu apa yang terjadi agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” imbuh suami Carlota Bertran itu.

Espargaro dan Marquez harus berharap untuk FP3 treknya kering, karena hanya 10 teratas pada timesheets gabungan dari FP1, FP2 dan FP3 maju langsung ke sesi kualifikasi kedua, di mana posisi grid 1 hingga 12 dipertaruhkan. Semua pembalap harus pergi ke Q1, di mana hanya dua tercepat yang masih bisa meluncur ke Q2.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives