Pol Espargaro Kaget Terkena Angin Turbulensi Slipstream Bastianini

RiderTua.com – Pol Espargaro kaget dan melebar saat terkena angin turbulensi slipstream Bastianini.. Namun pasca balapan pembalap Spanyol itu yakin dia bisa mencapai apa yang dia impikan untuk musim ini. Pembalap Repsol Honda itu memimpin balapan selama 17 lap dari 22 lap di MotoGP Qatar. Namun Pol Espargaro hanya mampu finis ke-3 pada balapan perdana MotoGP musim 2022. Meraih podium di balapan pertama musim, membuat Pol dan timnya pede menghadapi balapan selanjutnya. Pol Espargaro harus puas finis di posisi ke-3 karena ban soft yang dipilihnya ‘hancur’ sebelum garis finis. Pol Espargaro dikagetkan oleh roket Ducati yang melesat menyalipnya.. “Saya tahu ban saya aus dan Enea menyalip saya. Saya sangat cepat (tersedot) dalam angin slipstream-nya sehingga saya takut berakhir di gravel (kerikil). Tapi saya bisa berhenti tepat waktu lalu Brad Binder menyalip saya,” kata rider berusia 30 tahun itu.

Pol Espargaro Kaget Terkena Angin Turbulensi Slipstream BastianiniPol Espargaro Kaget Terkena Angin Turbulensi Slipstream Bastianini

Peringkat 12 dalam klasemen tahun lalu itu menekankan, “Jujur saya senang finis di tempat ke-3, karena itu adalah bukti nyata bahwa Honda kembali di depan. Tidak hanya dengan Marc, tetapi juga dengan saya. Dan saya sangat senang tentang itu karena Honda bekerja keras sepanjang musim dingin untuk mencapai itu.”

“Sekarang motornya tidak terlalu sulit dikendarai seperti tahun lalu. Saya tak menyangka saya cukup cepat untuk naik podium, bahkan di trek ini yang bukan trek terbaik untuk saya atau motor saya. Saya penasaran untuk melihat, bagaimana itu akan berjalan di lintasan di mana kami memiliki banyak cengkeraman. Saya berharap Marc dan saya bisa bertarung untuk merebut podium, itu juga pasti seru untuk penonton,” kata Pol Espargaro sambil tersenyum.

Dan ketika ditanya, seberapa yakin dia mampu memperebutkan gelar juara dunia tahun ini? Adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu menjelaskan, “Saya memiliki kecepatan yang baik dan perasaan yang baik bahkan sebelum awal musim. Saya juga merasa kuat di balapan pertama dan saya pikir saya juga bisa seperti itu di balapan mendatang.”

“Sekarang kami mengantongi 16 poin dari GP Qatar, dan balapan selanjutnya di Mandalika di trek di mana saya menjadi yang tercepat pada tes pra-musim. Jadi kenapa tidak berhasil, kita akhirnya bisa mencapai apa yang saya impikan sejak lama, yaitu menjadi juara dunia. Saya pasti akan memberikan segalanya bersama Honda untuk mewujudkannya,” pungkas rider asal Spanyol itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives