Pedas! Chicho Lorenzo: Dovizioso Cocok Sebagai Tes Rider, Bukan Pembalap

RiderTua.com – Chicho Lorenzo mengingatkan Dovi akan berusia 36 tahun pada 23 Maret dan cocok sebagai test rider dan tidak lebih. “Dia bukan pembalap untuk masa depan, juga bukan pembalap (yang kompetitif) untuk saat ini,” katanya. Setelah 8 tahun bersama, Andrea Dovizioso dan Ducati berpisah pada akhir 2020. Dalam kurun waktu itu, Dovi menorehkan 14 kemenangan MotoGP dan 3 kali menjadi runner-up. Setelah selama beberapa bulan menjadi ‘pengangguran’ dan hanya berlatih motocross, serta sempat menjadi tes rider Aprilia selama 9 hari, akhirnya pada September 2021 rider berusia 35 tahun itu kembali ke lintasan balap bersama tim Petronas Yamaha.

Waktu itu pembalap asal Italia itu menggantikan Franco Morbidelli yang dipromosikan ke tim pabrikan Yamaha. Tetapi untuk musim 2022, Dovi akan bergabung dengan tim WithU Yamaha RNF dengan menunggangi motor spesifikasi pabrikan terbaru. Dovizioso mengalami kesulitan setelah pindah ke Yamaha, bahkan dalam tes pra-musim. Ayah Jorge Lorenzo, Chicho ikut berkomentar mengenai rider yang paling tua di grid MotoGP 2022 ini.

Chicho Lorenzo: Saat Ini Dovizioso Bukan Pembalap

Terlepas dari spesifikasinya, Dovi kesulitan saat pindah ke Yamaha. Sebuah motor dengan mesin in-line yang membutuhkan gaya balap yang tidak sesuai dengan gaya alami pembalap berusia 35 tahun itu. Hal ini seperti yang dia tekankan sendiri dalam beberapa kesempatan. Selama tes di Sepang, Andrea tampak kesulitan. Di Mandalika dia mengklaim feelingnya yang lebih baik, terutama pada rem. Tetapi dalam timesheet gabungan Dovi hanya menempati posisi ke-19 kalah 0,830 detik di belakang Pol Espargaro (Repsol Honda).

Chicho Lorenzo mengomentari masalah Dovizioso di tes musim dingin di saluran YouTube MOTOGEPANDO. “Kita memiliki hard drive, program, dan sistem operasi yang memiliki sedikit ruang penyimpanan. Sistem operasi berukuran 1 GB, hard disk berukuran 500 GB. Begitu juga dengan alam sadar dan alam bawah sadar. Dengan pikiran sadar kita hanya dapat mengatur situasi, tetapi semua kebiasaan dan reaksi dipasang di alam bawah sadar kita. Menuju ke sana dan mengubah kebiasaan, itu bermasalah,” ujar ayah Jorge Lorenzo itu.

Setelah itu, Chicho Lorenzo juga mengomentari usia Dovi yang akan berusia 36 tahun pada 23 Maret nanti. “Pada usia 35 tahun dia tidak lagi dalam kondisi terbaik. Dia harus sepenuhnya mengubah gaya balapnya dan beradaptasi dengan motor, di mana dia tidak akan mendapat banyak perhatian lagi. Dia seharusnya menjadi tes rider, tidak lebih. Dia bukan pembalap untuk masa depan, juga bukan pembalap yang kompetitif untuk saat ini,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives