Andrea Dovizioso: Setiap Pabrikan Sudah Memiliki Data dari Superbike

RiderTua.com – Andrea Dovizioso mengatakan bahwa di Mandalika setiap pabrikan sudah memiliki data dari Superbike… Pada hari Rabu, untuk pertama kalinya Andrea Dovizioso menjelajahi Sirkuit Mandalika sepanjang 4,301 km yang mempunyai 11 tikungan kanan dan 6 tikungan kiri. Tes IRTA untuk para pembalap MotoGP akan digelar pada hari Jumat-Minggu (11-13 Februari). “Treknya terlihat bagus, cukup cepat dan cukup pendek. Tapi seperti biasa, selama kita tidak duduk di atas motor, kita tidak bisa benar-benar memahaminya. Ada banyak chicane, saya perkirakan akan terjadi banyak slide dan banyak spin saat keluar tikungan, semua pembalap harus menghadapinya. Ini pengalaman pertama dengan ban Michelin di sini. Ini juga pertama kalinya bagi semua rider membalap disini,” ujar rider WithU Yamaha RNF itu menggambarkan kesan pertamanya untuk sirkuit Mandalika. Dovizioso tak sabar untuk melahap lap Sirkuit Mandalika pada tes pramusim nanti. Namun, itu bukan skenario yang ideal untuk proses adaptasinya dengan Yamaha.

Andrea Dovizioso: Setiap Pabrikan Sudah Memiliki Data dari Superbike

Apa kesan pertama rider MotoGP tentang Lombok? “Di sini bahkan bisa lebih panas ketimbang di Sepang. Saat matahari terbit, sungguh gila betapa panasnya itu. Jadi kita harus melihat, bagaimana aspal berperilaku terlebih dahulu. Ada banyak detail yang tidak dapat kita ketahui sebelumnya. Tapi selalu menyenangkan berada di trek baru dan mempelajari trek baru, terutama di musim ke-20 saya,” ujar rider berusia 36 tahun pada 23 Maret nanti sambil tertawa.Dovizioso Tipe Pembalap yang Tenang

Dovi adalah pembalap MotoGP tertua di grid di tahun ke-20nya di kejuaraan dunia balap motor, dikurangi 6 bulan cuti pada 2021 lalu.

Bagaimana cara pendekatan pada hari pertama di sirkuit baru? “Kami beruntung Kejuaraan Dunia Superbike sudah pernah diadakan di sini. Jadi setiap pabrikan sudah memiliki data dari Superbike,” kata rider asal Italia itu merujuk pada balapan Kejuaraan Dunia Superbike yang digelar pada November lalu.

Dovi menambahkan, “Jadi kita tidak benar-benar memulai dari awal. Hal ini banyak membantu ketika kita pertama kali memulai, misalnya untuk gearbox atau detail kecil lainnya. Tapi selain dari hal-hal itu, semua dimulai dari awal. Jadi saya pikir itu tidak masuk akal untuk langsung melakukan tes. Jika kita tidak memahami racing line dan lintasan, kita tidak tahu level cengkeraman. Kita hanya dapat memahami detail ini, saat kita mengendarai motor di lintasan.”

“Pertama datang ke Indonesia, sejauh ini kami hanya berkonsentrasi pada kolam renang dan kursi berjemur,” tambah Dovi sambil tertawa.

“Saat ini kami akan mengadakan berdiskusi tentang semua yang telah dilakukan di Malaysia, untuk mendapatkan umpan balik sebanyak mungkin dan melihat apa yang perlu kami kerjakan. Saya masih memiliki beberapa hal untuk diperbaiki misalkan tentang balap saya. Tetapi saya tidak tahu, apakah kami akan menemukan kondisi yang tepat di trek ini karena kami belum mengetahui detailnya, seperti bagaimana ban akan berperilaku.”

Di Sepang, akhirnya Dovizioso mengakui bahwa setelah 8 tahun bersama Ducati, sejauh ini dia kesulitan dalam proses beradaptasi dengan Yamaha M1, tidak seperti yang dia perkirakan. Bagaimana runner-up MotoGP tiga kali itu menghadapi situasi ini? “Jauh dari kata mudah, tetap tenang ketika kita tidak merasa baik. Itu tidak mudah, terutama untuk seseorang seperti saya, yang perlu merasakan hal-hal tertentu untuk mengambil langkah maju,” jawabnya.

“Tapi saya fokus pada itu dan saya tahu betul betapa pentingnya untuk tetap tenang dan waspada, ketika harus menyesuaikan dan memberikan umpan balik yang tepat kepada tim sehingga mereka dapat membantu saya. Tes di Malaysia selalu sedikit istimewa dan sekarang kami berada di trek baru, jadi pengerjaannya juga agak spesial,” pungkas rekan setim rookie Darryn Binder itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives