Tim Crescent SBK: Dulu Dicela Kini Dipuja

1

RiderTua.com – Proyek Yamaha WorldSBK dijalankan dalam kemitraan langsung antara Yamaha Motor Eropa dan Crescent Racing. Dalam perjalannnya trim Crescent SBK dulu dicerca kini dipuja.. Setelah Kejuaraan Dunia Superbike pada tahun 2011, untuk sementara tim asal Belgia: Alstare mengundurkan diri dan juga mengancam untuk menghilang dari Kejuaraan Dunia Supebike. Tim Crescent asal Inggris memasuki celah itu. Tim Crescent telah ikut berkompetisi di Kejuaraan Dunia Superbike sejak 2012. Bos tim Paul Denning memimpin timnya dengan sabar hingga hari ini.. dan kesabarannya terbayar sudah. 10 tahun kemudian, Paul Denning telah mencapai puncak bersama Yamaha dengan pembalap Toprak Razgatlioglu.

Tim Crescent SBK: Dulu Dicela Kini Dipuja

Tim Crescent dengan Suzuki GSX-R1000RR tidak mencapai hasil di Kejuaraan Dunia Superbike, meskipun tetap dengan beberapa keberhasilan penting. Khususnya kemenangan pada balapan pembukaan di Philips Island pada tahun 2014 oleh Eugene Laverty.

Sejak Yamaha kembali ke Kejuaraan Dunia Superbike pada tahun 2016, tim Crescent telah mengorganisir penampilan pabrikan asal Jepang itu. Tidak sampai akhir musim di Losail Sylvain Guintoli mencapai hasil 3 besar pertama. Butuh waktu hampir 2 tahun hingga kemenangan pertama Michael van der Mark di Donington Park pada 2018 (kemenangan ganda).

Paul Denning
Paul Denning- Yamaha

Terobosan datang dengan penandatanganan Toprak Razgatlioglu untuk Kejuaraan Dunia Superbike 2020. Sejak saat itu, secara teratur selalu meraih podium. Tahun ini Yamaha mendominasi. Pabrikan berlogo garpu tala bersilangan itu meraih mahkota kejuaraan pembalap, kosntruktor, dan tim.

Denning mengatakan, “Sungguh musim yang luar biasa. Ini momen yang sangat emosional. Saya sangat senang untuk orang-orang di tim dan di Yamaha. Saya juga senang Toprak mewujudkan mimpinya sebagai pribadi, bukan hanya sebagai atlet. Itu luar biasa. Dia mempertahankan pendekatannya yang rendah hati, menghormati semua orang dan bekerja sebagai bagian dari tim. Kami memiliki sekelompok orang yang fantastis di tim. Saya hanya ingin berterima kasih kepada semua mitra kami, dan semua orang yang terlibat dalam proyek ini atas kerja keras mereka, sikap yang luar biasa, dan komitmen yang luar biasa tahun ini.”

Razgatlioglu menulis 3 nirpoin pada tahun 2021. 2 kali kegagalan karena ada masalah dengan motornya, dan di Aseen-Belanda dia ditabrak oleh rekan sesama mereknya Garrett Gerloff.

“Toprak mengalami saat-saat sulit tahun ini yang bukan karena kesalahannya. Dia kembali dari kemunduran ini tanpa satu kesalahan pun dalam 37 balapan, itu sangat mengesankan. Musim yang luar biasa, dia pantas mendapatkannya,” kata pria asal Inggris yang bersama timnya akan diburu untuk pertama kalinya tahun depan.

“Agak klise untuk mengatakan bahwa, lebih sulit untuk mempertahankan kejuaraan ketimbang memenangkannya untuk pertama kalinya. Jadi kami harus tetap fokus untuk musim mendatang. Jonathan (Rea) akan kembali kuat. Dia meningkatkan penampilannya tahun ini untuk melawan Toprak. Mengalahkannya tahun depan akan menjadi tantangan,” pungkas sang Bos tim itu.

1 COMMENT

Leave a Reply