Keluar dari VR46, Masa Depan Baldassarri Suram

1

RiderTua.com – Masa depan karir Lorenzo Baldassarri masih tanda tanya… Kejuaraan Dunia Moto2 untuk tahun 2022, akan disegarkan dengan 12 pembalap baru dari jumlah total 30 pembalap. Ada 5 pembalap Moto3 yang dipromosikan ke Moto2 yakni Pedro Acosta, Jeremy Alcoba, Gabriel Rodrigo, Filip Salac dan Niccolo Antonelli. Ada juga pembalap Moto2 yang berasal dari Kejuaraan Dunia MotoE yakni Romano Fenati dan Alessandro Zaccone dari Piala Dunia MotoE. Zonta van den Goorbergh yang masih berusia 15 tahun dari Kejuaraan Dunia Junior, Sean Dylan Kelly dari MotoAmerica, Manuel Gonzalez dari kejuaraan Dunia Supersport serta Fermin Aldeguer dan Keminth Kubo dari Kejuaraan Eropa Moto2. Tahun 2019 menjadi kandidat juara dunia moto2 (3 kali menang).. Namun setelah keputusannya meninggalkan VR46 Riders Academy pada akhir tahun 2019 dan pindah ke MV Agusta untuk tahun 2021, performa Balda merosot tajam. Di Forward Racing Team, dia hanya mengumpulkan 3 poin di musim 2021. Ini artinya dia berada di peringkat ke-31 di Kejuaraan dunia…

Keluar dari VR46, Masa Depan Baldassarri Suram

Pada saat yang sama, ini berarti tidak ada lagi tempat untuk beberapa rider terkenal Moto2 termasuk Lorenzo Baldassarri. Sementara rekan senegaranya Nicolo Bulega menghindari Kejuaraan Dunia Supersport atau Xavi Vierge akan membentuk tim pabrikan Honda Superbike bersama Iker Lecuona. Ini artinya masa depan kariri balap ‘Balda’ masih belum pasti.

Pembalap berusia 25 tahun itu menjadi salah satu pembalap favorit untuk perebutan gelar Moto2, dengan menorehkan 3 kemenangan dalam 4 balapan kejuaraan dunia pertama pada 2019. Dan 2,5 tahun kemudian dia tidak mendapat tempat untuk musim mendatang.

“Dengan artikel ini saya ingin menjawab semua pertanyaan yang menyangkut masa depan saya. Sayangnya, saya belum tahu apa yang akan saya lakukan,” ujar pembalap asal Italia itu di akun media sosialnya beberapa hari setelah balapan final musim di Valencia.

“Yang pasti adalah, tahun ini adalah pengalaman yang sangat kuat yang mengajari saya banyak hal tentang kehidupan dan orang-orang. Saya percaya bahwa semua ini mempersiapkan saya untuk setiap tantangan, bahkan di luar motorsport,” imbuh Baldassari.

“Saya akan terus bertarung untuk mewujudkan mimpi saya. Terima kasih atas dukungan yang saya dapatkan dari Anda,” lanjutnya.

Baldassarri membukukan total 12 podium di Kejuaraan Dunia Moto2. Dan dia dianggap sebagai favorit dalam perebutan gelar pada tahun 2019 di Kalex dari tim Pons Flexbox HP 40 setelah awal musim yang cemerlang (3 kemenangan dalam 4 balapan).

Tapi setelah itu merosot tajam. Hal ini setelah keputusannya meninggalkan VR46 Riders Academy pada akhir tahun 2019 dan pindah ke MV Agusta untuk tahun 2021. Di Forward Racing Team, dia hanya mengumpulkan 3 poin di musim 2021. Ini artinya dia berada di peringkat ke-31 di Kejuaraan dunia.

1 COMMENT

Leave a Reply