6 Motor Honda Ini Pernah Dijual di Indonesia

1
(Autos.id)

RiderTua.com – Saat ini Astra Honda Motor (AHM) sudah menyediakan berbagai produk dengan jenis yang bervariasi. Dari model skutik ‘sejuta umat’ Beat hingga motor sport CBR series, semuanya menjadi unggulan Honda hingga kini. Tetapi Honda pernah menjual sejumlah model motor seperti Spacy hingga Revo AT dan Supra V. Namun sayangnya enam dari sekian produk yang dihadirkannya sudah tak lagi diproduksi atau dijual disini.

Baca juga: Honda Dream 125 ‘Astrea’ Beyond Luxury, Klasik Tapi Mewah!

Enam Motor Honda Indonesia yang Tak Lagi Dijual

Bagi pecinta motor matik, tentu sudah tak asing lagi dengan Honda Spacy. Skutik ini menjadi pelopor skutik dengan bagasi besar di Tanah Air, sehingga bagasinya bisa digunakan untuk menyimpan helm. Namun karena kalah populer dengan Beat atau Vario, motor ini tak lagi dijual sejak awal tahun 2018 lalu.

Skutik lainnya yang pernah dijual Honda di Indonesia yaitu SH150i. Karena menjadi salah satu motor yang didatangkan dari luar negeri, harganya lumayan lebih mahal dari skutik lainnya, yaitu sekitar Rp 42 jutaan. Dengan angka penjualannya yang terus menurun, membuat AHM harus menyetop penjualannya pada bulan Mei 2021.

(GridOto)

Motor Bebek

Soal motor bebek, Honda punya dua model yang diunggulkannya, yaitu Revo dan Supra. Namun dari sekian varian yang ada, dua varian diantaranya sudah tak lagi dijual karena angka penjualannya menurun. Contohnya Supra V dan Revo AT yang pernah dijual di pasar, sebelum disuntik mati karena tak sepopuler dulu.

Motor bebek lainnya yang pernah dihadirkan Honda di Indonesia adalah CS-1, yang dimasukkan ke segmen motor bebek sport. Tapi karena konsumen saat itu (tahun 2008) belum bisa menerima desainnya yang aneh, sehingga harus dihentikan penjualannya. Padahal CS-1 bisa menjadi salah satu motor bebek nyentrik yang desainnya ‘out-of-the-box’.

Honda Kirana menjadi salah satu motor klasik yang pernah dijual di Tanah Air. Pertama kali dihadirkan pada tahun 2002, model ini mengandalkan mesin sedikit lebih besar dari Supra X. Namun sekitar dua tahun setelahnya, Honda terpaksa menghentikan penjualannya karena kurang laku.

1 COMMENT

Leave a Reply