Terkuak! Raul Fernandez Tak Suka Gabung Tech3

1

RiderTua.com – Raul Fernandez tidak senang bergabung dengan Tech3 KTM MotoGP dia masuk dalam bursa rider satelit KTM setelah Remy. Saat ditanya apakah Raul Fernandez akan berada di tempat yang dia inginkan tahun depan (KTM)?’ Dan jawabannya, sangat jelas: “Tidak”. Fernandez, kemudian, memilih untuk menahan diri. “Biarkan saja dulu di sana,” tambahnya. Sepertinya ada kesan prematur dan tiba-tiba, pabrikan Austria tidak mau menyerah saat ini dan mempercepat prosedur pengesahan Raul naik ke MotoGP, sehingga mengunci pembalap Spanyol itu dari jarahan Yamaha, ya.. meskipun dia tidak senang. Dilansir media GPOne, manajer pembalap, Hannes Kinigadner, pergi ke bos KTM (Stefan Pierer dan Pit Beirer) untuk meminta pemutusan kontrak, dengan pembayaran denda € 500.000 atau sekitar 8,5 Miliar. Tapi kubu Raul melihat kemungkinan untuk lepas sudah tertutup. Media Prancis paddock-gp (8/8) menulis, mereka sekarang bisa pergi ke pengadilan jika tetap ingin melanjutkan masalah ini. Raul akan sulit menjadi juara dunia Moto2 (sekarang dia harus bertarung dengan Remy untuk gelar itu), dengan asumsi apakah di MotoGP Raul bisa juara dunia?..  Bagi KTM, itu akan menjadi kegagalan total jika mereka pergi dan menang di pengadilan.

Terkuak! Raul Fernandez Tak Suka Gabung Tech3

Raul Fernandez juga menjadi aset bisnis selain menjadi nama pembalap yang menjanjikan. Berita kepindahannya ke MotoGP tim Tech3 KTM seperti mendadak. Sebuah komunikasi dari pabrikan Austria dalam kompetisi penuh yang membuat semua terhenyak termasuk di tim Hervé Poncharal dan yang jelas sangat mengecewakan Danilo Petrucci dan Lecuona yang membalap selama ini dengan RC16. Tapi cerita tidak berakhir di situ saja ada gonjang ganjing dalam pemilihan…

Kedatangan Raul Fernandez di MotoGP sudah diperkirakan namun tidak secepat ini.. Segala sesuatunya seolah-olah dilakukan dengan tergesa-gesa, bahkan jika itu bentuk kepanikan di KTM melihat pembalap bagusnya diincar, sampai-sampai bertentangan dengan keinginan pembalap … seperti kasus Vinales yang dilirik Ducati..

Dibalik pernyataan resmi yang terlihat indah saat konferensi pers di mana Raul Fernandez, di bawah tekanan jurnalis DAZN, Izaskun Ruiz, “Saya tidak ingin berbicara tentang masa depan, itu adalah kesalahan. Saya ingin fokus di Moto2, yang merupakan hal penting dan kami akan balapan demi balapan. ‘merasakan’ dan naik podium dan berusaha memenangkan semua balapan. Lainnya”, katanya.

Wartawan itu menanyainya mengapa dia naik ke MotoGP ketika dia mengatakan di Assen bahwa pada 99% dia akan tetap di tempatnya. “Hidup memang seperti itu,” jawabnya sambil tertawa.

Balasan itu bahkan lebih tajam saat ditanya, ‘Apakah Anda akan berada di tempat yang Anda inginkan (di MotoGP)?’ Dan jawabannya, sangat jelas: “Tidak” . Fernandez, kemudian, memilih untuk menahan diri. “Biarkan saja di sana,” tambahnya….

Apakah kasus Raul Fernandez akhirnya dibawa ke pengadilan?… Dari rumor paddock muncul bahwa Raul Fernandez sama sekali tidak yakin untuk meninggalkan Moto2 setelah hanya setahun atau bahkan langsung naik prototipe RC16. Tim Petronas dan Aprilia mencoba menawar Fernandez, dan melihat apakah mungkin untuk melepaskannya dari kontrak dengan KTM, seperti yang dilakukan Jorge Martin tahun lalu ketika dia bergabung dengan Pramac dengan kontrak Ducati.

Pabrikan Austria itu tidak mau melepas begitu saja saat ini dan dengan demikian mempercepat prosedur pengumuman, sehingga menyegel Raul, yang sepertinya tidak senang. Menurut media Italia GPOne, manajer pembalap, Hannes Kinigadner, pergi ke Stefan Pierer dan Pit Beirer untuk meminta pemutusan kontrak, dengan pembayaran denda € 500.000. Dan jika tidak berhasil bisa pergi ke pengadilan. Atau Fernandez akhirnya pasrah?..kita lihat saja apakah ini akan mempengaruhi mental tempur Fernandez, masalahnya ada Remy sebagai calon kuat juara dunia Moto2… Dan impiannya untuk menjadi juara dunia paling tidak sekali seumur hidup di kelas Moto2 semakin sulit..

1 COMMENT

Leave a Reply