Lorenzo: Aprilia Menginginkan Saya!

1

RiderTua.com – Jorge Lorenzo mengungkapkan bahwa dia telah melakukan kontak dengan Aprilia untuk tahun 2021, tetapi kedua pihak belum mencapai kesepakatan karena kebutuhan yang berbeda. Pabrikan Aprilia menginginkan Lorenzo sebagai pembalap, sedangkan Lorenzo hanya ingin menjadi kolaborator dan Aprilia memutuskan untuk tidak berinvestasi terlalu banyak (gaji tinggi) kalau hanya untuk peran itu. Sepertinya Lorenzo sudah tidak ingin menjadi pembalap MotoGP lagi, ingin santai dan menikmati hidup dan kalaupun bekerja hanya menjadi penasehat proyek RS-GP saja..

Lorenzo: Aprilia Menginginkan Saya…

Lorenzo mengungkapkan beberapa detail tentang apa yang mungkin terjadi pada 2021. Setelah setahun ‘menghabiskan’ waktu di Yamaha sebagai tes rider (yang ternyata tidak benar-benar habis karena kondisi krisis kesehatan)..

Lorenzo mengungkapkan bahwa dia telah melakukan kontak dengan Aprilia, namun tidak mencapai kesepakatan karena kebutuhan yang berbeda… “Saya telah melakukan kontak dengan Massimo Rivola, yang sudah menjadi teman saya sejak dia di Formula 1 (di Ferrari). Awalnya dia menawari saya untuk menjadi pembalap Aprilia, tapi saya selalu punya ide untuk menjadi kolaborator. Tapi pada akhirnya mereka tidak mau berinvestasi terlalu banyak untuk juara seperti saya sebagai kolaborator, karena tentunya mereka perlu menginvestasikan lebih banyak uang (gaji tinggi) pada pembalap yang telah menang banyak di MotoGP, sehingga pada akhirnya kami tidak mencapai kesepakatan”.

Jadi akhirnya Jorge Lorenzo memutuskan untuk menikmati hidup, tanpa tekanan balapan dan trek, yang membuatnya tetap fokus dan tegang selama bertahun-tahun… “Di MotoGP Anda harus memikirkan olahraga Anda 24 jam. . Setelah kehidupan yang didedikasikan untuk olahraga saya, saya telah mencoba kehidupan yang berbeda dan santai, di mana saya bisa makan apa yang saya inginkan, tidur sebanyak yang saya mau dan tidak stres atau berkorban. Sangat sulit untuk kembali berkorban dan mengambil risiko yang telah saya ambil selama 30 tahun hidup saya. Tahap ini tertutup dan saya ingin menikmati hidup, karena hanya ada satu”.

Lorenzo memiliki pemikiran yang jelas tentang apa yang dia inginkan dari masa depannya, menjauh dari tekanan balapan adalah hal yang paling menarik baginya. Di sisi lain, mereka yang belum memiliki gambaran jelas tentang apa yang menantinya di 2022 adalah Maverick Vinales, yang mengakhiri kontraknya dengan Yamaha setahun sebelumnya. Setelah bertahun-tahun dihabiskan di perusahaan Iwata, Lorenzo mencoba menggambarkan situasi rekan senegaranya itu..

“Tentunya Maverick telah berusaha dengan segala cara untuk melaju cepat. Memiliki rekan setim yang kuat (Quartararo), yang umumnya berdiri di depan Anda, secara psikologis tidak mudah dan ini mungkin sangat membebaninya. Dia pasti akan berpikir dia bisa memperjuangkan gelar dan dia ingin mencoba sekali lagi. Saya pikir itu benar, saya sudah mencoba di masa lalu dan saya berharap yang terbaik untuknya”.

1 COMMENT

Leave a Reply