‘Rambo Quartararo’ Siap Menjadi Kontroversi Lagi?

1

RiderTua.com – Bintang baru MotoGP Yamaha Monster, Fabio Quartararo baru saja mengakui bahwa dia seharusnya mendapatkan Black Flag (dihentikan dari balapan) di GP Barcelona.. Namun sepertinya dia siap menjadi kontroversi atau perdebatan lagi, masalahnya banyak media yang mengomentari foto yang dia posting usai menjalani tes Catalunya tadi malam.. Pada akhir tes Senin di Barcelona, ​​​​pembalap Prancis itu menerbitkan foto dengan cara memamerkan ‘bodi’nya di atas M1 tanpa baju balap. Dia menulis, “Tes bagus hari ini! 79 lap selesai dan untungnya tidak ada yang melihat saya naik motor ( tidak pakai baju balap) hari ini..” Ada yang melihat ini sebagai candaan semata dan menanggapinya dengan santai, namun ada yang kontra. Semoga Quartararo tetap kuat dibully dan tidak menutup akun-nya. Seperti halnya Marquez dan Rossi semakin tinggi pohon semakin kencang diterpa angin (tapi tetap pakai baju ya, biar gak masuk angin)..

‘Rambo Quartararo’ Siap Menjadi Kontroversi Lagi?

Tes Catalunya dilangsungkan sehari setelah balapan, yang berakhir dengan dua ‘podium’ dari pembalap resmi Yamaha, Vinales di posisi terdepan. Tapi Fabio Quartararo yang kemarin terlibat dengan insiden balapan berusaha untuk mengendurkan suasana akibat double penalti dan membuatnya harus melorot di posisi ke-6..

Pertama, pembalap Prancis itu menyadari bahwa hukuman bisa dia terima dan kemudian dia ingin menggunakan humor, untuk menurunkan tekanan pada masalah yang masih membutuhkan keahlian teknis … “Saya harus mengakui bahwa hukuman untuk kombinasi (pelanggaran) itu adil, (keselamatan) saya dipertaruhkan… Melihat kembali saat balapan, sekarang setelah ceritanya selesai, saya bisa sangat bahagia. Sulit bagi saya untuk mengakuinya, tetapi sebenarnya saya harusnya mendapat black flag”, tegas pembalap pabrikan Yamaha itu.

“Memang benar saya menempatkan diri saya dalam bahaya, terutama setelah tragedi minggu lalu. Saya beruntung, tetapi satu-satunya penalti yang tidak saya terima adalah menerobos jalan pintas ke tikungan 1. Saya kehilangan 0,7 detik, karena jika itu satu detik tidak akan ada penalti. Tapi bagaimana saya bisa tahu itu 0,7 detik saat di atas motor? ”.

Mengenai hasil tesnya, dia menambahkan… “Kami mencoba beberapa pengaturan baru, beberapa solusi elektronik dan saya mencoba mengubah gaya balap sedikit untuk meningkatkan diri saya pada poin-poin tertentu, di mana saya banyak kalah dalam balapan dengan Oliveira. Saya banyak melaju dengan ban yang yang sudah aus dan kemudian melakukan lap cepat di akhir. Sesi berjalan dengan baik, kami mengonfirmasi bahwa kami berada di jalur yang benar”.

Ada beberapa pekerjaan juga telah dilakukan pada perangkat holeshot.. “Anda harus berlatih dengan sistem ini, saya tidak menggunakannya saat mengerem karena itu tidak membantu saya, tetapi di tikungan tertentu”.

Namun pada akhir tes, rekan setimnya Maverick Vinales menjadi yang tercepat. Pembalap Spanyol itu mencatatkan waktu dengan 1’39.400, sekitar setengah detik lebih baik dari lap tercepat Zarco di balapan tersebut. Vinales bukan hanya yang tercepat tetapi juga salah satu pembalap dengan lap terbanyak dengan total 85 lap atas namanya.

1 COMMENT

Leave a Reply