Mengenang Kematian Nicky Hayden 4 Tahun yang Lalu

RiderTua.com – Mengenang kematian Nicky Hayden 4 tahun yang lalu. Tepat tanggal 22 Mei 2017, dunia balap motor kehilangan sosok pembalap penuh semangat dan selalu menjadi favorit bagi para penggemar MotoGP karena orangnya yang ramah. Juara Dunia MotoGP 2006 itu meninggal di usia 35 tahun, setelah mengalami cedera parah dalam sebuah tabrakan dengan mobil saat berlatih dengan sepeda balapnya di sekitar sirkuit Misano Marco Simoncelli pada 17 Mei 2017. Semakin dibaca kisah hari-hari terakhir hidupnya semakin menarik…

Mengenang Kematian Nicky Hayden 4 Tahun yang Lalu

Pada saat itu orangtuanya Rose dan Earl, beserta saudara kandungnya Tommy, Roger, Kathleen dan Jenny, memutuskan akan membiarkan Nicky ‘tetap hidup’ meskipun secara klinis dia sudah meninggal.

Bahkan pacar rider yang punya nama lengkap Nicholas Patrick Hayden, Jackie tidak bisa tidur selama berhari-hari di ‘Ospedale Maurizio Bufalin'” di Cesena. Rencananya pada musim panas 2017, keduanya ingin menikah.

Pada sore hari tanggal 22 Mei 2017, dokter akhirnya mematikan mesin penunjang kehidupan yang dipasang di tubuh Nicky. Dan pada tanggal itu, akhirnya legenda MotoGP itu meninggal dunia.

Beberapa jam sebelum kecelakaan motor yang fatal di jalan raya itu, Hayden kebetulan sempat bertemu dengan temannya sesama pembalap Kevin Schwantz di Laut Adriatik. Nicky mengundang rider asal Texas itu untuk bersepeda di jalan raya.

Kevin Schwantz mengatakan, “Saya sedang jogging dan saat itu dalam perjalanan kembali ke hotel. Saya lari mulai dari Gabicce Mare dan bertemu Nicky yang juga sedang berlatih. Kami pun berjalan bersama. Nicky kemudian bertanya, apakah saya ingin bersepeda dengannya di sore hari. Waktu itu saya harus menolak dengan mengucapkan terima kasih, karena saya tidak memiliki sepeda balap atau pakaian yang cocok. Dan beberapa jam kemudian, saya mendengar tentang kecelakaan itu.”

Juara Dunia 500cc tahun 1993 di Suzuki melanjutkan, “Saya sulit menerima apa yang terjadi dengannya. Sekarang saya tidak ingin mengatakan, bahwa semuanya akan menjadi berbeda jika kita keluar bersama. Tapi mungkin kita akan pergi ke tempat (latihan) lain.”

Karir MotoGP Nicky Hayden

Nicky Hayden menjadi Juara Superbike di AS pada tahun 2002, dan melakukan debutnya di sirkuit Suzuka-Jepang pada Kejuaraan Dunia MotoGP pada tahun 2003. Di musim debut MotoGP-nya itu, dia langsung naik podium sebanyak dua kali dan bertengger di peringkat ke-5 klasemen Kejuaraan Dunia. Di GP kandang di Laguna Seca Raceway, dia merayakan kemenangan MotoGP pertamanya pada tahun 2005 dan menyelesaikan Kejuaraan Dunia di peringkat ke-3.

Ketika dia mengalahkan Valentino Rossi dalam duel seru di Valencia tahun 2006, pembalap asal Italia itu jatuh dalam balapan dan Hayden berhasil finis ke-3 dan menjadi Juara Dunia MotoGP. Pembalap berjuluk ‘Kentucky Kid’ itu menjadikan dirinya abadi di hati penggemarnya.

Total, Hayden memenangkan tiga balapan di kelas teratas kejuaraan dunia balap motor dan naik podium sebanyak 25 kali sebelum pindah ke Kejuaraan Dunia Superbike pada tahun 2016. Di akhir karir MotoGP-nya, namanya tercatat di ‘Hall of Fame’ di 2015.

Nicky Hayden Seorang Pembalap yang Keren

Selalu ramah dan ceria, itulah sosok Nicky Hayden. Di lintasan balap dia tidak pernah menunjukkan rasa belas kasihan dengan para pesaingnya. Pada dasarnya dia adalah seorang pejuang, dia selalu bangkit kembali meskipun mengalami banyak cedera.

Bahkan ketika pada 2014, ada 4 tulang kecil harus dikeluarkan dari pergelangan tangan kanannya. Sehingga mobilitasnya saat berakselerasi dan pengereman sangat dibatasi untuk waktu yang lama. “Sekarang saya harus melakukan banyak hal dengan siku saya, seperti yang saya lakukan dengan pergelangan tangan saya sampai sekarang,” katanya.

Di paddock Nicky tidak punya musuh, dia dihormati oleh semua orang. Karena pada dasarnya dia dianggap seorang pejuang dan pembalap yang bersemangat.

Pembalap yang kini menjadi tes rider Yamaha, Cal Crutchlow mengatakan, “Nicky tidak bisa balapan untuk waktu yang lama. Tapi dia aman secara finansial. Namun Nicky terus melaju karena dia suka balapan. Dia bisa saja berhenti setelah periode di Ducati. Tapi dia tetap bersama tim Martinez di kelas terbuka selama 2 tahun lagi. Saya tidak bermaksud mengatakan, bahwa dia kemudian diturunkan ke kelas Superbike. Tapi dia juga tidak harus melakukan itu pada dirinya sendiri. Tapi dia ingin terus balapan. Dia ingin terus berkompetisi dan berlatih.”

Nicky adalah seorang pembalap legendaris, selalu mudah didekati, dia tidak pernah menggerutu. Itulah sebabnya para penggemar MotoGP di seluruh dunia mencintainya. Jika diistilahkan, dia adalah pembalap yang keren.

Mimpi Hayden menjadi pembalap pertama yang menjadi US Champion, juara MotoGP sekaligus juara Superbike. Namun harus berakhir tragis oleh kecelakaan lalu lintas.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives