Franco Morbidelli: Saya Harus Punya Motor Pabrikan Pada 2022, Tapi…

1

RiderTua.com – Franco Morbidelli: Saya harus punya motor pabrikan pada 2022, tapi pakai mesin Yamaha atau Ducati?… Rider Petronas Yamaha Franco Morbidelli mendarat di urutan ke-5 pada timesheet gabungan di Le Mans pada hari Jumat. “Kami memulainya di pagi hari dalam kondisi basah dan saya tidak merasa nyaman. Saya tahu kami harus meningkatkan diri dalam kondisi seperti ini. Jadi ini bukan hanya tentang saya, itu sebabnya saya merasa sedikit lebih baik,” komentar Franco Morbidelli setelah sempat berada di urutan ke-13 di FP1. Namun yang jadi masalah apakah Petronas masih di Yamaha?.. Karena lucu jika Franky berdiskusi masalah mesin tahun 2022 (kontrak baru), sementara timnya pindah ke Ducati misalnya.. Sementara Valentino Rossi mengonfirmasi bahwa tim VR46 miliknya akan melakukan pembicaraan dengan Yamaha dan Ducati di Le Mans.

Franco Morbidelli: Saya Harus Punya Motor Pabrikan Pada 2022

Namun pada sore hari, sirkuit Bugatti menjadi kering dan pembalap Petronas Yamaha itu berhasil masuk 10 besar dan naik di urutan ke-5. Franky menjelaskan, “Saya merasa cukup nyaman dengan ban soft di sore hari. Itu adalah FP2 khusus, lebih seperti kualifikasi panjang ketimbang latihan bebas, imbuh Franky. Karena di FP3 pada Sabtu pagi, lintasan bisa berubah menjadi basah kembali. Sehingga perbaikan waktu untuk bisa langsung masuk Q2 hampir tidak mungkin dilakukan.

“Semua orang ingin mengatur waktu lap yang baik untuk langsung memasuki Q2. Di Le Mans, kita tidak pernah tahu seperti apa cuacanya. Jadi saya tidak harus terlalu fokus pada apa yang saya butuhkan motor. Saya hanya fokus pada pengaturan catatan waktu yang baik. Pada akhirnya saya berhasil, di posisi ke-5, itu positif.”

“Jadi secara keseluruhan ini adalah hari yang positif, meskipun kami harus mengerjakan beberapa aspek. Penampilan kami di trek basah membuatku sedikit khawatir. Kami tidak dapat mengatakan bahwa kami cepat. Kadang kita ada, tapi posisi kita tidak sama seperti saat kita berada di trek kering,” ujar pembalap berusia 26 tahun itu.

Sementara itu, Valentino Rossi mengonfirmasi bahwa tim VR46 miliknya akan melakukan pembicaraan dengan Yamaha dan Ducati di Le Mans. Apakah ini juga membahas tentang masa depan Morbidelli? Bagaimanapun, Morbidelli sering mengatakan jika dia merasa dirugikan dengan Yamaha A-spec M1.

“Saya suka Yamaha dan saya ingin menjaga hubungan itu. Jika dia mendukung saya dengan mesin yang mutakhir, kecintaan saya pada Yamaha akan semakin besar,” kata Franky dengan ekspresi yang biasa-biasa saja.

Namun pada saat yang sama, rider asal Italia itu juga mengakui, “Saat ini belum ada yang jelas, kami harus menunggu lebih lama untuk beberapa konfirmasi. Misalnya hubungan antara Yamaha dan tim saya. Pertama saya harus memahami apakah Yamaha akan terus berlanjut dengan tim saya. Bagi saya, ini adalah kendala utama sebelum saya bisa bertanya kepada Yamaha tentang apa pun.”

Morbidelli memiliki kesepakatan dengan Petronas SRT setelah 2021. “Syaratnya, saya harus mengendarai motor pabrikan pada 2022. Tapi kami tidak merinci motor yang mana,” ungkapnya.

Apakah runner-up tahun 2020 sudah melakukan pembicaraan dengan pabrikan lain? “Saya belum berbicara dengan siapa pun kecuali tim saya secara pribadi. Tapi saya sadar ada pabrikan lain yang tertarik dengan saya, tapi secara pribadi saya belum bicara dengan siapa pun,” tegas murid sekaligus rekan setim Valentino Rossi itu.

1 COMMENT

Leave a Reply