Ekspor Raize-Rocky Dimulai Bulan Agustus 2021

1
Harga Rocky dan Raize
(Kendara)

RiderTua.com – Setelah dirilis di Indonesia, Astra Daihatsu Motor (ADM) memulai produksi Raize dan Rocky secara lokal. Dengan begitu, mereka tak perlu repot-repot mendatangkannya dari Jepang, terlebih harga jualnya bisa lebih murah. Untuk ekspor Raize-Rocky, Daihatsu baru bisa memulainya pada bulan Agustus nanti. Saat ini mereka tengah memenuhi semua permintaan dari konsumen Tanah Air.

Baca juga: Toyota Raize 7-Seater Bisa Jadi Kenyataan?

Ekspor Raize-Rocky Dimulai Bulan Agustus

Soal mobil kembar, dari Avanza-Xenia, Rush-Terios, Calya-Sigra, Agya-Ayla, sampai Raize-Rocky, semuanya ditangani oleh ADM. Khusus Rocky dan Raize, memang Daihatsu yang merakitnya sendiri karena keduanya memakai platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture). Mungkin ini membuat keduanya menjadi mobil kembar pertama yang memakai platform tersebut.

Setelah sukses dalam peluncurannya, Daihatsu langsung tancap gas memulai produksi kedua mobil ini. Tapi seperti mobil lainnya, Rocky dan Raize juga akan diproduksi untuk kebutuhan pasar ekspor ke berbagai negara tujuan. Soal itu, ADM menyebut mereka baru bisa memulai ekspor mulai Agustus mendatang.

(Kendara)

‘Pakai Logo Toyota’

Daihatsu yang akan mengekspor Rocky, hanya saja model ini bakal mengusung logo Toyota. Jadinya Toyota Rocky, dong? Memang karena itu sudah menjadi bentuk kerja sama yang dilakukan oleh kedua produsen tersebut. Mereka akan semakin memperkuat kedudukannya di kawasan Asia Tenggara dengan dua produk terbarunya ini.

Untuk produksinya, ADM menargetkan bisa memproduksi hingga 34,3 ribu unit selama tahun ini, itupun termasuk Raize. Angka ini memang lumayan kecil ketimbang mobil kembar lainnya, tapi itu saja sudah dirasa cukup bagi Daihatsu. Terlebih mereka juga mengurusi membeludaknya pemesanan mobil lainnya dari konsumen setelah insentif pajak disahkan.

Sepertinya Daihatsu dan Toyota sudah tak sabar lagi untuk menghadirkan Rocky-Raize di pasar internasional. Tapi bagaimana dengan negara tujuannya? Mungkin saja tak banyak berbeda dengan ekspor mobil Toyota-Daihatsu lainnya.

1 COMMENT

Leave a Reply