Quartararo: Zarco Bisa Jadi Penyanyi Saat Pensiun, dan Khawatir Ban Kempes

0

RiderTua.com – Selain sebagai pembalap MotoGP, di dalam diri Johann Zarco mengalir darah seni, dia bisa jadi penyanyi saat pensiun nanti.. Saat podium Quartararo mendegar Zarco menyanyi lagu kebangsaan Prancis.. “Saya mendengar Johann menyanyikan lagu kebangsaan Prancis di podium, itu adalah pengalaman yang unik. Dia penyanyi yang bagus, dia sangat musikal, dia juga bisa memainkan piano. Dia mungkin bisa menggunakannya untuk mencari nafkah seiring bertambahnya usia,” kata Quartararo sambil tersenyum.

Quartararo: Zarco Bisa Jadi Penyanyi Saat Pensiun

Sementara itu Petrucci yang sempat terlibat dalam pertempuran jarak dekat melawan Nakagami, membuat Quartararo berada dalam kesulitan. “Saya ingin memindahkan gigi dengan sangat hati-hati untuk mengurangi wheelie sesedikit mungkin. Tapi motorku malah ingin belok ke kiri. Ada pecahan karbon tergeletak di trek yang tidak bisa saya hindari. Saya khawatir banku kempes. ‘Tolong ban jangan kempes sekarang’ pintaku.”

“Saya hanya mendengar suara yang mengerikan ketika serpihan-serpihan itu terlindas. Saya bahkan melaju 1: 53,1 menit di lap terakhir. Tapi bagiku, itu tidak terasa secepat itu. Saya benar-benar mengerem dengan sangat hati-hati dan lembut sebelum membelokkan stang, saya mengerem lebih awal dari biasanya. Di sebelah kanan, saat saya melihat layar TV besar dan bertanya pada diri sendiri, apakah Ducati akan mengalahkan saya lagi saat melaju ke garis finis?”

Minggu lalu, ada dua pembalap asal Prancis yang berhasil naik podium secara bersamaan, yakni Quartararo (1) dan Zarco (2). Ini merupakan kali pertama sejak GP Prancis 1954 di Reims, ketika Pierre Monneret (Gilera) menang dan Jacques Collot (Norton) yang finis ketiga juga naik podium bersama di kelas MotoGP.

Pertama, pemenang berusia 21 tahun itu mendengar jika hal itu terjadi pada tahun 1994, dan dia menekankan bahwa saat itu dia belum lahir. Kemudian Johann Zarco memberi tahu dia tentang tahun yang benar yakni 1954. Baru kemudian Quartararo menyadari bahwa, dia telah menciptakan momen bersejarah.

“Saya diliputi oleh emosi, dan ketika saya mendengar Johann menyanyikan kebangsaan lagu Prancis di podium, itu adalah pengalaman yang unik. Dia penyanyi yang bagus, dia sangat musikal, dia juga bisa memainkan piano. Dia mungkin bisa menggunakannya untuk mencari nafkah seiring bertambahnya usia,” kata Quartararo sambil tersenyum.

“Sejujurnya saya ingin mengucapkan selamat kepada Johann. Karena dia telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Fakta bahwa kami berdua diizinkan menyanyikan lagu kebangsaan bersama, adalah salah satu momen terindah yang pernah saya alami.”

Leave a Reply