Marc Marquez akan Comeback Pada 4 April?

0

RiderTua.com – Apakah Marc Marquez akan comeback pada 4 April (Qatar-2)?… Baru-baru ini Honda mempubilkasikan sebuah wawancara dengan bintang Repsol Honda, Marc Marquez. Dalam wawancara itu, Marc ingin sekali segera menggeber motor MotoGP secepatnya. Namun dia harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokternya. Dan pada pekan ini, dia akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan. Kemungkinan ‘lampu merah’ atau ‘lampu hijau’ yang diberikan dokter akan tergantung dari pemeriksaan ini. Atau bisa jadi ‘lampu kuning’ yaitu boleh mengendarai motor trail dan superbike untuk adaptasi?.. Apakah Marc akan kembali melaju di lintasan pada balapan Qatar kedua?.. Karena Jika dia tidak fit 100 persen, maka dia tidak dapat mengimbangi pembalap MotoGP tercepat saat ini.

Marc Marquez akan Comeback Pada 4 April?

Total hampir 10 bulan Marc Marquez harus duduk diam dan hanya menjadi penonton balapan MotoGP. Pembalap asal Spanyol itu menjalani operasi lengan atas ketiganya pada 3 Desember 2020. Tak hanya itu, dia juga harus menjalani transplantasi tulang kedua. Namun sayang, kemudian ditemukan infeksi sehingga dia diharuskan menjalani pengobatan antibiotik. Hal ini, membuat spekulasi kapan dia kembali tampak semakin tidak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat.

Para rivalnya berharap, Marc kembali pada 2 Mei di GP Jerez. Sedangkan pembalap penggantinya Stefan Bradl, memperkirakan bahwa dirinya masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di dua balapan di GP Qatar dan berharap ikut berkompetisi di GP Portimao-Portugal. Alasannya, karena pada 2014 lalu, Bradl mencapai hasil terbaik di LCR-Honda dengan posisi ke-7.

Sementara kepala kru Marc Marquez, Santi Hernandez mengungkapkan, “Ketika Marc kembali, dia akan langsung berpikir untuk memenangkan gelar.”

Pernyataan ini memperjelas bahwa juara dunia MotoGP 6 kali itu, yang memenangkan 10 balapan pertama pada tahun 2014, dipastikan tidak akan kembali ke lintasan balap motor hingga Mei. GP Portugal (16-18 Mei) tampak sebagai target yang realistis untuk kembali ke lintasan.

Namun pada tes MotoGP pertama Qatar (5-7 Maret) di Sirkuit Losail, rumor tentang comebacknya Marc muncul di paddock. Dan terus menyebar ke tim-tim pabrikan lain seperti Ducati, Yamaha, Suzuki, KTM dan Aprilia.

Pada hari Senin, Tim Repsol Honda mempubilkasikan sebuah wawancara dengan superstar berusia 28 tahun itu dan mengkonfirmasi asumsi terbaru. Marc Marquez ingin memperebutkan poin kejuaraan di GP Qatar pertama pada 28 Maret, tepat hampir 10 bulan setelah perjalanan terakhirnya menunggangi Honda C213V.

Prasyarat comebacknya Marc, tentu saja izin dari para dokter yang merawat di Klinik Ruber di Madrid-Spanyol. Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan lagi di sana sebelum akhir pekan ini.

Jelas ini kembali menimbulkan spekulasi baru. Beberapa bos tim lawan menduga, bahwa Marc Marquez akan kembali menggeber Repsol Honda-nya pada 2-4 April.

Bahkan jika pekan ini dokter memberinya lampu hijau, Marc Marquez harus terlebih dahulu berlatih selama beberapa hari dengan motor trail. Sebelum dia bersaing dengan motor Honda yang punya power hampir 285 hp melawan lawan-lawannya. Dimana para rivalnya sudah menyelesaikan sesi tes selama 5 hari di Losail.

Bos tim Repsol Honda Alberto Puig atau manajer HRC Takeo Yokoyama, jika ditanya tentang rencana comebacknya Marquez selama tes MotoGP di Doha, mereka akan angkat bahu. Tidak ada yang bisa memprediksi tanggal pastinya.

Satu hal yang pasti, kali ini manajer Honda akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada dokter, bukan lagi kepada pembalap. Manajer Marquez Emilio Alzamora juga mendorong untuk hal ini, terutama karena Marc memiliki kontrak di sakunya hingga akhir 2024. Jika dia tidak fit 100 persen, maka dia tidak dapat mengimbangi pembalap MotoGP tercepat saat ini.

Pertama, Marc Marquez mungkin membutuhkan tes selama dua hari dengan Honda RC213V-S 220 hp, yang punya tenaga hingga 220 hp agar terbiasa mengendarai ‘motor besar’ dan kecepatan tinggi. Para bintang dari Ducati, Yamaha dan Suzuki juga berlatih di lintasan balap motor dengan motor superbike berulang kali pada bulan Februari setelah tes Sepang dibatalkan.

Para pembalap MotoGP satu suara menyatakan, “Ketegangan fisik dan mental yang ditimbulkan saat mengendarai motor MotoGP, tidak dapat disimulasikan dengan baik pada motor lain di musim dingin.”

Selain itu, pada musim gugur lalu, Marc Marquez mengatakan dengan yakin, “Ketika saya kembali, saya ingin membalap dengan cara yang telah saya latih selama 7 atau 8 tahun terakhir.”

Marc Marquez, juara dunia MotoGP tahun 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019, masih menjadi berita utama selama lebih dari 16 bulan setelah kemenangan dan perebutan poin terakhirnya (GP Valencia 2019). Dan nomor start 93 itu akan terus menjadi satu-satunya harapan untuk memperebutkan gelar bagi Honda pada 2021. 2020 adalah musim pertama tim pabrikan Honda tanpa kemenangan balapan di kelas MotoGP sejak 1981.

Leave a Reply