Frankie Carchedi: Rossi Pembalap yang Rendah Hati

1
Frankie Carchedi: Rossi Pembalap yang Rendah Hati
Frankie Carchedi: Rossi Pembalap yang Rendah Hati

RiderTua.com – Kepala kru Joan Mir, Frankie Carchedi, mengatakan Valentino Rossi adalah pembalap yang rendah hati.. Dalam sebuah wawancara ketika ditanya bagaimana jika bukan Mir yang juara tapi Alex Rins, menurutnya akan sama saja.. Karena pengembangan GSX-RR ditujukan untuk semua pembalap Suzuki… Carchedi juga menyatakan bahwa kedua pembalapnya (Mir dan Rins) adalah orang yang rendah hati (tidak angkuh), seperti halnya Valentino Rossi yang pernah dia kenal.. Rins dan Mir tergolong bintang baru.. Bagaimana jika strategi mengelola ‘kesetaraan pembalap’ di Suzuki diterapkan pada pembalap top seperti Rossi, Lorenzo atau Marquez..? Frankie Carchedi menjawabnya..

Frankie Carchedi: Rossi Pembalap yang Rendah Hati

Ketika Carchedi ditanya, apakah sebagai kepala kru, dia hanya bekerja untuk pembalap tertentu seperti juara bertahan Joan Mir? Dia menjawab, “Ya dan tidak. Misalnya, pekerjaan pengembangan yang kami lakukan selama Desember, bukan tentang bagaimana kinerja Joan saja atau bagaimana kinerja Alex saja. Kami ingin meningkatkan motor agar kedua pembalap mendapatkan keunggulan atas yang lain.”

Tapi tetap kan, anda lebih suka melihat kemenangan pembalap anda sendiri? Carchedi tidak bisa menahan tawa dan menjawab setelah merenung sejenak. “Sejujurnya, bagaimana kami menandatangani kontrak dan melakukan segalanya, fokusnya sangat banyak pada ‘Suzuki’.”

“Tapi tentu saja saya ingin melihat Joan memenangkan gelar. Tetapi jika Joan tidak berhasil dan Alex melakukannya, maka saya akan sangat senang juga. Itulah salah satu hal hebat yang Davide (Brivio) ciptakan di Suzuki, dan begitulah cara Suzuki. Pada akhirnya kami ingin seseorang menang atau dalam situasi yang ideal, mereka bertarung satu sama lain.”

Berlaku untuk Rossi, Lorenzo atau Marquez?

Bisakah cara pendekatan ini juga berhasil dengan pembalap bintang seperti Rossi, Lorenzo, atau Marquez? “Sulit untuk mengatakannya. Saya hanya tahu itu, ketika seorang pembalap itu benar-benar bergabung dengan tim. Namun kedua pembalap kami rendah hati dan menikmati menjadi bagian dari tim.”

“Ketika mereka masuk ke dalam garasi, mereka tahu dan menyapa semua orang. Itu wajar. Aku dulu pernah bekerja dengan Valentino, dia juga orang yang rendah hati,” pungkasnya seperti dilansir Speedweek.com.

1 COMMENT

Leave a Reply