Karena Alex dan Pol, Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat

0
Karena Alex Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat
Karena Alex Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat

RiderTua.com – Karena pertahankan Alex Marquez dan memilih Pol Espargaro, Honda harus rela kehilangan tes rider yang hebat, seorang warrior rider. Akibat digeser oleh Pol Espargaro, dan yang termuda dari Marquez bersaudara harus bertahan di kubu tim sayap emas.. Honda merelakan kepergian ‘Poros Fundamental” dalam evolusi prototipe-nya. Lucio Cecchinello (Manajer tim LCR Honda MotoGP) berujar.. “Cal adalah pembalap yang sangat spesial, bagi saya dia seperti gladiator..” ujar bos tim satelit Honda itu. Bisa saja Cal Crutchlow menjadi tes rider Honda, mungkin karena tidak kunjung menjadi pembalap tim pabrikan, Crutclow memutuskan memilih Yamaha. Sama seperti Dani Pedrosa, Yamaha akan menemukan elemen hebat lain dari pembalap yang sudah berpengalaman di Honda dan Ducati..

Karena Alex dan Pol, Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat

Karena Alex Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat
Karena Alex Honda Kehilangan Tes Rider yang Hebat

Lucio Cecchinello melanjutkan… “Kami mendoakan yang terbaik untuk peran barunya di Yamaha. Dan tentu saja kami berharap bisa melihatnya di lintasan dengan wild card sebanyak mungkin.. Ini merupakan waktu yang luar biasa.. Cal melakukan hal-hal fantastis untuk kami, memenangkan dua belas podium, termasuk tiga kemenangan dan tiga posisi pole. Berkat dia kami memenangkan gelar ‘Tim Independen Terbaik’ pada tahun 2016. Dan kami menyumbangkan poin yang menentukan di tahun 2017-2018 untuk membawa gelar konstruktor bagi Honda”…

Tes Rider Yamaha

Kini Cal Crutchlow akan memulai pekerjaan barunya sebagai tes rider Yamaha yang akan memulai tugasnya di Qatar, pada tes MotoGP 2021 pertama kali. Yamaha bahkan akan dapat menemukan titik balik evolusi M1 dengan keterlibatan Cal Crutchlow. Meskipun hasil karyanya tidak akan bisa terlihat dalam waktu dekat mengingat pembekuan mesin.. Tapi tujuannya adalah untuk menemukan nilai plus yang sudah dibuktikan oleh seorang Dani Pedrosa untuk KTM. Dia membawa serta sepuluh tahun pengalaman MotoGP-nya dan beberapa rahasia kecil dari Ducati dan Honda.

Yang kurang dari Yamaha adalah konsistensi yang hanya bisa dicapai dengan mencari grip ban belakang dan top speed. Sulit untuk mencapai target evolusi secara penuh ketika tim tidak boleh ‘menyentuh’ area mesin.. Meskipun di MotoGP, aerodinamika memainkan peran penting dan Crutchlow akan terus berhubungan dengan empat pembalap Yamaha, dengan para insinyur, dengan pimpinan puncak tim.

Cal berujar.. “Saya tidak akan menilai (performa pembalap), karena kami tidak bisa menilai empat pembalap yang berbeda . Tujuannya adalah untuk menemukan materi yang memungkinkan untuk meningkat bahkan hanya meningkat 0,1 detik. Kami akan mencoba suku cadang dan hal-hal lain, untuk mencoba meningkatkan performa motor. Menghasilkan peningkatan 0,1 detik per lap, berarti mendapatkan dua atau tiga detik di balapan (full race),” kata Crutchlow pada media Motorsport.com…

Leave a Reply