Marc Akan Bermasalah dengan Motor RC213V Versi 2020

Marc Akan Bermasalah dengan Motor RC213V Versi 2020
Marc Akan Bermasalah dengan Motor RC213V Versi 2020

RiderTua.com – Apakah Marc akan bermasalah dengan motor RC213V versi 2020. Hanya satu seri MotoGP Jerez tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan sebuah motor. HRC mengakui motor baru mereka ternyata bermasalah pada akselerasi dan top speed di trek lurus. Perubahan itu semua adalah akibat ban baru Michelin. “Alasan utamanya adalah kami kesulitan berusaha agar ban Michelin dapat berfungsi. Kami akan memecahkan masalah akselerasi dan top speed di trek lurus,” ujar Tetsuhiro Hikita (HRC). Motor Honda diakui saat ini bermasalah, kondisi Marc juga bermasalah, bahkan jika nanti kembali tahun ini.. Sebuah kondisi rumit bagi Honda untuk menciptakan motor kompetitif kedepan (paling tidak tahun 2022 Marc pulih).. Karena tim lawan juga tidak jalan ditempat alias akan terus berkembang.

Marc Akan Bermasalah dengan Motor RC213V Versi 2020

Pada konferensi pers, HRC berbicara tentang situasi Marquez saat ini dan kepentingan untuk mengembalikan ‘triple crown‘. Honda menjadi salah satu pabrikan besar yang gagal di MotoGP musim 2020. Terlepas dari komplikasi yang mereka hadapi, tujuan utama tahun ini adalah meningkatkan hasilnya. Sementara Suzuki atau Yamaha telah mencapai sejumlah besar kesuksesan di tahun 2020, Honda tanpa Marc Marquez kalah telak. Meskipun ada sedikit perlawanan dari Alex Marquez dan juga Nakagami yang brilian dalam latihan.

motogp

HRC mengadakan konferensi pers dengan menghadirkan Tetsuhiro Hikita dan Takehiro Koyasu. Sejak cedera kembalinya Marc Marquez tidak diketahui. Mengenai hasil yang sangat tidak stabil yang dicapai pada tahun 2020 mereka berujar. “Itu benar-benar bencana. Alasan utamanya adalah kami kesulitan berusaha agar ban Michelin dapat berfungsi mulai tahun 2019. Dengan kondisi krisis kesehatan, program pengujian yang diperlukan tidak mungkin dilakukan. Kami tanpa pembalap yang mampu menampilkan performa terbaik dari motor kami, yang menentukan hasil,” kata Hikita dalam sebuah pernyataan yang dilansir media Moto.it.

Pekerjaan yang dilakukan oleh tim satelit LCR Honda harus diperhitungkan. Crutchlow tidak maksimal karena alami cedera. Sementara Nakagami memiliki tekanan yang lebih besar di tim. Meski tidak berhasil naik podium, perkembangan pembalap Jepang itu terlihat jelas. “Nakagami belajar banyak dari kesalahan itu dan mulai berpikir tentang bagaimana memenangkan balapan. Yang bisa menjadi salah satu poin yang menentukan peningkatannya. Dia telah memberi kami umpan balik penting, dengan indikasi yang sangat mirip dengan Marquez,” kata Koyasu.

Marc Marquez Akan Pindah Tim Kuat dan Gaji Tinggi

Akselerasi dan Top Speed

Tujuan utama HRC untuk musim 2021 ini adalah memenangkan triple crown. Dan pada saat yang sama memecahkan masalah akselerasi dan top speed di trek lurus. “Tahun lalu kami tidak mampu menunjukkan kekuatan Honda. Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi lagi. Kami menanggapi hasil tahun lalu dengan sangat serius. Jadi kami akan mengerjakan powertrain dan sasisnya ”.

Keadaan dan kondisi fisik Marc Marquez membuat semua orang bertanya-tanya. Sampai saat ini, masih belum diketahui kapan dia akan kembali berkompetisi dan apakah dia akan bisa melakukannya dalam kondisi yang sama. Juga, mengingat bahwa dengan ketidakhadirannya, semakin sulit bagi Honda untuk mencapai hasil yang semakin di depan (kok mirip slogan Yamaha MotoGP). “Saat ini, semuanya masih dalam pertimbangan (comeback Marquez). Kami terus memantau kondisinya dengan cermat dan kami masih berupaya untuk mendapatkan motor terbaik untuknya untuk tes musim dingin di Sepang. Kami harus berusaha semaksimal mungkin untuk membantunya,” kata Hikita.

Sementara Takehiro Koyasu berkomentar bahwa.. “Marquez adalah pembalap yang luar biasa. Tapi Honda memiliki kewajiban untuk berkomitmen pada tim pabrikan dan satelit. Kami akan bekerja untuk mengembangkan motor yang dapat mengembalikan triple crown, dan motor yang cocok untuk empat pembalap kami”.

Be the first to comment

Leave a Reply