Toyota Malaysia Recall Fortuner-Hilux Karena Ini!

0
Toyota Fortuner TRD Limited Edition

RiderTua.com – Tiba-tiba saja Toyota Malaysia umumkan recall terhadap Fortuner-Hilux. Sekitar ribuan unit yang ditarik di Negeri Jiran setelah ditemukan adanya masalah pada komponen rem mobil. Toyota Malaysia recall Fortuner-Hilux disebut dapat berpotensi juga terjadi di negara tetangga. Terlebih Indonesia yang memiliki angka penjualan kedua mobil tersebut yang lumayan tinggi.

Toyota Malaysia Recall Fortuner-Hilux Berpotensi Terjadi

Sepertinya Toyota masih mendapat banyak tugas lainnya setelah meluncurkan facelift untuk duo mobil ladder frame ini di Thailand dan Indonesia. Kedua produk andalannya tersebut ditemukan bermasalah di negara tetangga, Malaysia. Tentu ini menambah pusingnya Toyota setelah sebelumnya disibukkan oleh masalah fuel pump.

Masalah pada komponen rem Fortuner dan Hilux disebabkan oleh cacatnya bagian piston plastik. Jika terus dibiarkan begitu saja, maka komponen tersebut bisa rusak akibat sering digunakan saat mengerem. Bahkan dalam skenario terburuk rem mobil tak bisa berfungsi dengan normal dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Toyota Malaysia Recall Fortuner-Hilux

Masalah Harus Diselesaikan

Insiden yang melibatkan masalah rem tersebut memang belum terdeteksi, tapi lebih baik dilakukan secepatnya. Toyota Malaysia sudah menarik sekitar 12 ribu unit, terdiri dari 11.571 unit Hilux dan 1.426 unit Fortuner. Keduanya merupakan unit yang diproduksi bulan Juli 2018 sampai Januari 2019, dan itu mungkin angka yang cukup banyak disana.

Penarikan ini akan diumumkan kepada masing-masing pemilik Fortuner dan Hilux yang bermasalah. Pemilik yang merasa mobilnya bermasalah bisa segera memperbaikinya di dealer terdekat dan tak perlu mengeluarkan biaya apapun alias gratis.

Ternyata masalah ini bukan yang pertama kali terjadi menimpa Fortuner. Sebelumnya mobil SUV ladder frame tersebut mengalami masalah serupa di Thailand sehingga 190 unit harus segera diperbaiki, jauh lebih kecil dibandingkan di Malaysia. Indonesia? Entah apakah ikut terkena dampaknya atau tidak, karena bisa saja unit yang dijual di masing-masing negara bisa berbeda.

Leave a Reply