Jika Klep Yamaha M1 2020 Tidak Cacat, Akan Menjadi Motor Terkuat di Trek?

RiderTua.com – Jika klep Yamaha M1 2020 tidak cacat, akan menjadi motor terkuat di trek?… Dengan kecepatan penuh, setiap klep membuka dan menutup 150 kali per detik. Cacat metalurgi yang dialami Yamaha tahun ini, membuat mereka harus membuat pelan motornya (kurangi putaran mesin: 300 RPM).. Yamaha pernah meminta persetujuan dari MSMA untuk bisa membuka mesinnya namun dibatalkan dengan tujuan untuk mencegah pesaing menemukan rahasia merek Iwata itu. Sebagai info tambahan Yamaha kini memimpin klasemen konstruktor dengan 208 poin, jauh meninggalkan lawan.. Artinya dengan mesin rusak saja menjadi pabrikan (konstruktor) terbaik.. Yang jelas bukan hibah karena justru Yamaha sendiri yang susah ( rusak mesin)..

Jika Klep Yamaha M1 2020 Tidak Cacat, Akan Menjadi Motor Terkuat di Trek?

Dengan masalah mesin, sanggupkah Yamaha M1 melahap 1500 km lagi di sisa musim ini?.. Musim ini menyisakan 3 seri atau setara dengan jarak 1500 km ( per seri 500 km). Setelah masalah mesin, apakah pembalap Yamaha bisa menyelesaikan musim ini?… Situasi mesin Yamaha cukup mengkhawatirkan sejak awal musim.. Valentino Rossi dan Franco Morbidelli rusak di balapan pertama musim ini, di Jerez. Maverick Vinales, mesinnya rusak saat sesi latihan, juga di trek Jerez.

Jika Klep Yamaha M1 2020 Tidak Cacat, Akan Menjadi Motor Terkuat di Trek?

Secara teori, ada 3 balapan tersisa sebelum musim 2020 berakhir, semua tim tidak kurang harus melewati 21 sesi ( latihan, kualifikasi, pemanasan, dan balapan). Jika dihitung total jarak tempuhnya per seri antara 400 km hingga 500 km per seri, sehingga masih 1500 km yang harus dilalui oleh pembalap dan mesin mereka.

Awal tahun ini, tim Yamaha mengalami krisis mesin, sehingga mesin yang rusak dikembalikan ke pabriknya di Iwata, Jepang, untuk diperiksa. Setelah otopsi, katup atau valve atau klep ditemukan sebagai sumber kerusakan. Dengan kecepatan penuh, setiap klep membuka dan menutup 150 kali per detik, sambil memastikan ruang pembakaran yang rapat, di mana suhu lebih dari 1000 ° C… Hal inilah yang membuat sedikit cacat metalurgi (campuran bahan) akan membuat ambyar mesin..

Yamaha bahkan meminta persetujuan dari MSMA untuk bisa membuka mesinnya dan mengganti katup untuk alasan keamanan, sebelum menarik permintaan dan dengan solusi menurunkan kecepatan maksimum mesinnya sebesar 300 RPM (putaran / menit). Kenapa ditarik permintaan awal?.. Tidak diragukan lagi tujuannya adalah untuk mencegah pesaing menemukan rahasia merek Iwata itu.

Masalah Terpecahkan?

Masalah terpecahkan? Dalam hal keandalan, memang, sejak itu tidak ada mesin Yamaha yang rusak. Lebih baik: setelah 11 balapan, pembalap Yamaha telah mengumpulkan total 6 kemenangan dan 4 podium lainnya. Mereka menempati posisi ke-2, ke-3 dan ke-4 di kejuaraan driver, dan juga sebagai pemimpin kejuaraan konstruktor. Meski terkendala mesin tampaknya ada hal mengejutkan, keempat pembalap Yamaha itu sebagian besar menggunakan 2 atau 3 mesin musim ini.

Tetapi para pembalap Yamaha masing-masing hanya memiliki 5 mesin tahun ini.. Hanya Aprilia dan KTM yang memiliki konsesi, dengan 7 mesin yang tersedia.. Sangat memusingkan bagi para insinyur Jepang untuk mengelola mesin yang tersisa sebaik mungkin, yang masing-masing memiliki umur sekitar 2500km. .

Meski mengalami kerusakan mesin di Jerez yang berdampak pada Valentino Rossi, Maverick Viñales dan Franco Morbidelli, para pembalap harus bisa menyelesaikan musim tanpa harus start dari pit lane, penalti yang diberlakukan jika alokasi jumlah mesin dialokasikan terlampaui.

Hanya masalah kehandalan klep saja bisa mengganggu performa motor Yamaha… Dan jika tidak, kemungkinan peta persaingan tahun ini akan lain… Mesin dengan power dan top speed lebih tinggi akan lebih santai mengejar lawan.. Tanpa harus mengorbankan di sektor lain..

Be the first to comment

Leave a Reply