Hujan Merusak Pesta Yamaha! Suzuki dan Yamaha Butuh ‘Antingin’

Valentino Rossi mengalami tiga crash berturut-turut dan mengucapkan selamat tinggal pada gelar dunia MotoGP 2020.

Hujan Merusak Pesta Yamaha
Hujan Merusak Pesta Yamaha

RiderTua.com – Hujan merusak pesta Yamaha. Seharusnya Le Mans menjadi akhir pekan MotoGP yang ideal bagi para pembalap Yamaha. Valentino Rossi harus mengucapkan selamat tinggal untuk gelar Dunia 2020. Maverick Vinales bahkan tidak lebih baik dari Quartararo, sementara El Diablo bermain aman. Franco Morbidelli setali tiga uang, Yamaha M1 tak berkutik kena air hujan… Rossi dan Morbidelli sama-sama jatuh.. Bahkan di sisa musim ini, cuaca akan sangat dingin.. Akan sulit di Aragon dan Valencia bagi Yamaha dan Suzuki.. Sebelum mereka menemukan paket motor ‘Antingin’ (Anti Dingin) …

Hujan Merusak Pesta Yamaha

Kecelakaan ketiga berturut-turut di alami Valentino Rossi, kali ini di tikungan pertama. Seharusnya Le Mans menjadi akhir pekan MotoGP yang ideal bagi para pembalap Yamaha, tapi hujan merusak pesta tim yang bermarkas di Iwata. Padahal motor pertama yang start di depan adalah Yamaha M1 milik Fabio Quartararo, namun harus pasrah di tempat kesembilan.

Di garasi Valentino Rossi rasa frustrasi meningkat dan hanya ada lima balapan tersisa untuk membuktikan bahwa dia tidak kehilangan kekuatannya. Namun sebetulnya Rossi tidak terlalu khawatir, semua motor Yamaha loyo di trek dingin.. Keluhannya sama bahkan Suzuki: lambat membuat ban panas pada suhu kerja.. Seri Aragon juga setali tiga uang tidak akan membaik, kecuali menemukan setingan yang pas untuk trek dingin..

Hujan Merusak Pesta Yamaha
Hujan Merusak Pesta Yamaha

Balapan Prancis berakhir singkat untuk Valentino Rossi dan penyebabnya masih belum diketahui. “Sangat disayangkan. Kecelakaan yang terjadi di tikungan pertama adalah yang terparah. Saya tidak bisa mendapatkan gambaran tentang potensi kami. Sekarang saya berada di saat yang sulit”.

Ditengah masalah yang menderanya Valentino Rossi sempat memuji Quartararo.. “Dia melakukan pekerjaan dengan baik di GP Catalunya dan di sini juga. Kami para pembalap Yamaha sangat menderita dalam kondisi ini, tetapi dia tetap tenang, tidak membuat kesalahan dan mencetak poin. Ini penting untuk ambisinya. Saya pikir dia akan kuat sampai akhir,” ujar Vale.

Kondisi sulit untuk M1

Kondisi semi basah kembali berakibat fatal bagi para pembalap Yamaha. Franco Morbidelli dan Rossi jatuh, posisi 10 untuk Maverick Vinales, hasil yang jauh dari yang diharapkan setelah kualifikasi. “Jika kami balapan dengan ban hujan, tapi lintasan tidak sepenuhnya basah, maka kami mengalami masalah. Sebaliknya, kami juga menderita saat kami balapan dengan memakai ban kering, tetapi kondisi lintasan tidak sepenuhnya kering (pilihan sulit). Saya punya masalah dengan akselerasi dan sedikit grip dengan ban belakang ” kata Rossi.

MotoGP Misano, Catalunya, Le Mans di atas kertas adalah trek yang bagus untuk M1. Sekarang sirkuit yang tidak bersahabat dengan Yamaha seperti Aragon dan Valencia tiba, tantangannya akan semakin sulit. “Akan lebih menantang untuk mencoba menjadi kompetitif.. Jadi kami harus melakukan beberapa perubahan untuk mencoba menjadi lebih kuat meski sirkuitnya tidak bagus,” tutup Valentino Rossi…

Hujan Merusak Pesta Yamaha
Hujan Merusak Pesta Yamaha

Vinales Kondisi Sulit

Senada dengan Rossi, rekan setinya mengatakan.. “Saya terlibat dalam kecelakaan di chicane pertama dengan Joan Mir, dan kemudian yang terakhir. Saya kemudian bisa ke depan sedikit demi sedikit. Tetapi sulit untuk menaikkan gas dengan cepat dan agresif.”.. Kehilangan banyak waktu dan lambat mengimbangi kecepatn lawan..

Be the first to comment

Leave a Reply