Maverick Vinales Mengaku Salah, Tapi Menolak Bertanggung Jawab!

Pembalap Yamaha MotoGP maverick Vinales berbicara tentang kecelakaannya di Austria. Bahwa dia ingin mencetak beberapa poin, rem yang dia pakai sama dengan akhir pekan sebelumnya. Dan dia tidak akan pernah mempertaruhkan nyawa pembalap lain..

Vinales: Hujan Siapa Takut ?

RiderTua.com – Maverick Vinales mengaku salah, namun menolak bertanggung jawab atas insiden Red Bull Ring. Pembalap MotoGP Yamaha Monster itu menerima kesalahan total dirinya.. Dia dikhianati oleh M1-nya yang membiarkannya melaju 220 km / jam tanpa rem. Namun jika menghadapi tuduhan berkendara dengan tidak bertanggung jawab dan menciptakan risiko bagi pembalap MotoGP lain dia menolak, karena itu artinya dia akan kena hukuman, dia sudah diincar oleh Alex Rins… Apa alasannya?

Maverick Vinales Mengaku Salah

Maverick Vinales Mengaku Salah, Tapi Menolak Bertanggung Jawab
Maverick Vinales Mengaku Salah, Tapi Menolak Bertanggung Jawab

Dilansir media GPOne dari program radio Transistor Onda Cero. Pembalap Yamaha Monster itu ingin mengklarifikasi kecelakaan dan bersalah karena tidak memilih untuk berhenti di garasi ketika situasinya menjadi rumit. “Di Austria kami menghancurkan semuanya. Insiden itu adalah dua akhir pekan yang absurd. Dalam balap motor ada risiko, kami tahu itu dan saya merasa sangat beruntung bisa keluar dari situ tanpa terluka atau cedera. Hal-hal ini bisa terjadi, Aku tahu”.

Vinales menggunakan kesempatan wawancara dengan media untuk mengakui kesalahannya yang besar … “Itu semua salah saya. Saya tidak ingin berhenti, saya terus mengitari trek sampai rem gagal berfungsi. Pada akhirnya tidak ada kampas rem lagi, bagian itu lepas dan saya berakhir tanpa rem. Seharusnya saya berhenti lebih awal. Saya ingin mencetak beberapa poin, untuk mengejar ketinggalan di klasemen,” akunya.

Tapi Menolak Bertanggung Jawab

Namun, pada satu titik ini, Vinales ingin menegaskan kembali bahwa dia menolak tuduhan berkendara dengan tidak bertanggung jawab dan menciptakan risiko yang berlebihan bagi pembalap lain ketika dia memilih untuk tidak segera menarik diri. Jadi meskipun Maverick Vinales mengaku salah, tapi menolak bertanggung jawab karena sama saja dia menerima hukuman. Dimana pembalap lain (Alex Rins) mengincarnya dalam rapat Komisi Keamanan berikutnya..

“Ketika saya menyadari saya memiliki masalah rem, saya mengangkat tangan saya untuk membiarkan pembalap lain menyalip saya. Saya berada di belakang Dovizioso dan membiarkannya lewat, kemudian Valentino dan Quartararo tiba dan motor saya mulai bisa mengerem lagi, tetapi ketika itu mulai memberi saya masalah. sekali lagi, aku membiarkan mereka melewatiku. Aku tidak akan pernah membahayakan siapa pun. “

Alasannya?

Maverick Vinales menjelaskan keputusannya untuk tetap menggunakan kaliper rem yang sudah dia gunakan sebelumnya (bukan model terbaru) , tanpa beralih ke model baru seperti yang direkomendasikan Brembo.

“Akhir pekan sebelumnya di Red Bull Ring, saya menggunakan sistem rem yang sama dan hasilnya sempurna. Saya melakukan banyak lap di belakang pembalap lain dan tidak ada masalah. Kemudian saya memasang kaliper baru dan dalam latihan bebas saya mengalami masalah, mereka bekerja dengan baik di beberapa tikungan. Dan kemudian ketika saya mencapai tikungan 4 saat menuruni bukit, saya sering menemukan diri saya dengan sedikit (kepakeman) dalam pengereman”.

“Mereka (rem model baru) sepertinya tidak dapat diandalkan dan ini dari sudut pandang pemabalap adalah masalah besar. Jadi, saya tetap dengan pilihan kaliper lama dan mereka bekerja dengan sangat baik… Nah, di FP4 cuaca sangat panas dan rem tidak pernah memberi saya masalah. Hanya di balapan itu mereka mengkhianati saya. “

Saat Vinales mendengar “ledakan’ kala remnya meletus, dia bahkan tidak punya waktu untuk berpikir selain melompat.. “Aku mendengar ledakan seolah-olah ada bagian yang terlepas dari motor. Lalu aku berkata pada diriku sendiri ‘kamu harus melempar dirimu. Dan aku membakar punggungku sedikit di aspal, tapi dari semua itu aku beruntung masih selamat”..

Rossi Diabaikan, Pengembangan Yamaha Fokus Vinales Inilah Hasilnya

Kehabisan Stok Mesin

Motor yang rusak itu menjadi masalah tambahan bagi Vinales, yang telah menggunakan hampir semua mesin untuk musim 2020 … “Ketika saya melihat bendera merah, saya pikir saya bisa mencoba mengambil motor untuk membawanya ke pit. Namun terbakar, tetapi saya mencoba meraih setang untuk menariknya dan melihat bahwa bagian depannya sudah tidak ada lagi. . Saya langsung berpikir ‘mesin!’ Aku tidak percaya. Mereka akan mencoba menyelamatkan semua yang mereka bisa dari motor itu. Jika rangka tidak bengkok, mereka akan memulihkannya, tapi yang membuatku khawatir adalah mesinnya. “

Harapan Baru di Misano

Vinales masih sedikit memiliki harapan.. “Saya harus terus mempercayainya. Lebih baik melakukan kesalahan sekarang daripada di akhir tahun, saya yakin kami akan memiliki peluang bagus. Misano adalah trek yang saya suka. Saya pikir hal terpenting untuk dilakukan adalah untuk diyakinkan bahwa kami bisa menang. Kami tahu betul bahwa MotoGP Brno dan Red Bull Ring bukanlah trek yang mudah bagi kami (Yamaha Monster), tetapi mereka ada di belakang kami dan sekarang ada sirkuit di mana kami bisa mulai bersenang-senang ( MotoGP Misano)”. (*)

1 Comment

Leave a Reply