Ketika Penjualan Mobil Pulih Kembali…

Industri otomotif Indonesia pulih di kuartal kedua 2020
(Foto: Carvaganza.com)

RiderTua.com – Setelah sempat terpuruk, akhirnya penjualan mobil bisa pulih kembali. Meski kenaikannya masih belum signifikan, tapi perubahan ini sudah memunculkan harapan baru bagi produsen otomotif di Indonesia. Seperti Daihatsu yang berharap penjualan mobil pulih kembali sehingga pasar kembali normal. Walau keadaan saat ini masih belum bisa dikatakan membaik.

Baca juga: Penjualan LMPV Bulan Juli, Avanza Pertahankan Titelnya !

Berharap Penjualan Mobil Pulih Kembali

Sejak bulan Maret lalu, penjualan mobil tercatat mengalami penurunan yang tak seberapa. Tapi semuanya berubah sebulan setelahnya, dimana hasilnya anjlok hingga lebih dari 50 persen, dan itupun sudah cukup parah. Bahkan bulan Mei saja memperparah keadaan, dan pernah ada suatu produk mobil yang tak terjual sama sekali.

Tapi beruntunglah di bulan Juni, penjualan sudah terpantau kembali naik meski tak signifikan. Kabar baiknya, pada Juli lalu sudah ada peningkatan yang cukup bagus, dan sebagian diantaranya kembali memuncaki penjualan. Tentu ini membuat banyak produsen menaruh harapan besar agar penjualan serta pasar bisa kembali pulih.

Penjualan mobil pulih kembali, ada harapankah?
(Foto: Warta Sumedang)

Pasar Tumbuh Pesat

Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan kalau keadaan ini bisa dipertahankan, maka pasar otomotif Indonesia bisa berjalan seperti biasa. Meskipun mereka masih khawatir dengan keadaan yang belum terjamin kondusif seperti tahun lalu. Walau pada tahun 2019 saja sudah ada penurunan penjualan mobil karena Pemilu dan Pilpres.

Penjualan di masing-masing merek mobil juga terlihat sudah mulai membaik, dengan Daihatsu yang meraih kenaikan pangsa hingga 59 persen. Walau mereka masih mengandalkan model LCGC seperti Ayla dan Sigra, serta sejumlah kecil model lainnya contohnya Xenia dan Terios. Dengan berbagai produk yang ada, ADM bisa bertahan dalam situasi sekarang.

Perjalanan Daihatsu dan merek mobil lainnya di tahun ini masih cukup panjang dan masih tersisa empat bulan lagi sebelum tahun 2020 berakhir. Para produsen masih bersaing ketat untuk bisa menjadi yang teratas di pasar roda empat Tanah Air, walau Toyota berpotensi mempertahankan posisinya. Merek seperti Mitsubishi mulai mengejar pesaing beratnya tersebut, begitupun dengan merek mobil dengan pamor lebih kecil.

Be the first to comment

Leave a Reply