Neymar dan Skuat PSG Kena Karma

Neymar dan skuat PSG kena karma
Neymar dan skuat PSG kena karma

RiderTua.com – Neymar dan skuat PSG kena karma…Ingatkah anda, tindakan para pemain Paris Saint Germain yang mengejek setiap lawan yang berhasil mereka singkirkan, selama babak penyisihan grup di Liga Champions? Tindakan tak terpuji yang dilakukan para pemain PSG ini, diprakarsai oleh Neymar.

Neymar dan Pasukan PSG Kena Karma

Dilansir dari Marca, Neymar dkk harus membayar mahal tindakan yang telah mereka lakukan itu di final Liga Champions Minggu 23/8/20 (Senin WIB). Mimpi mengangkat Piala kompetisi sepakbola paling elit di Eropa itu ambyar seketika, setelah sukses dikalahkan raksasa Jerman, Bayern Munich 1-0.

Kesombongan mereka diganjar dengan kekalahan. Bayern memberi mereka pelajaran berharga. Kerendahan hati mungkin bukanlah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh tim asal Prancis ini.

Neymar dan skuat PSG kena karma
sumber: Marca

Mengolok-olok Lawan

Kejadian yang paling diingat adalah, saat pasukan PSG berhasil menyingkirkan Borussia Dortmund di babak 16 besar. Mereka mengolok-olok dengan menirukan gaya selebrasi ala Erling Haaland (meditasi yoga) saat mereka merayakan gol di leg kedua.

Sebelumnya, memang Haaland terlebih dulu memposting pesan “Kota saya, peraturan saya” di media sosialnya setelah leg pertama usai. Tetapi hal itu tidak terlalu provokatif. Beda halnya dengan selebrasi yoga yang skuat PSG lakukan di leg kedua.

Tak hanya itu, kali ini tanpa alasan yang jelas, akun resmi PSG memposting foto Maxim Choupo-Moting dan diberi judul “Dance like Choupo”. Postingan ini seakan mengacu pada tarian terkenal yang menjadi gaya selebrasi dari Papu Gomez milik Atalanta.

Ini terjadi setelah Les Parisien menyingkirkan klub asal Italia itu dari Liga Champions berkat gol dari Choupo-Moting.

Mengejek lawan juga mereka lakukan saat berhasil menyingkirkan RB Leipzig di semifinal. Neymar mengunggah fotonya dengan secangkir Red Bull di media sosialnya.
“Ayah ada di final,” tulisnya di sebelah foto, yang bisa dianggap sebagai provokasi terhadap pemegang saham mayoritas tim asal Jerman itu.

Be the first to comment

Leave a Reply