Bikin Deg-degan, Yamaha Memakai Mesin Minus 300 RPM?

Seminggu yang lalu Yamaha meminta untuk mengganti beberapa katup (Valve) mesin yang dihentikan penggunaannya karena dua kegagalan yang kami alami di MotoGP pertama

RiderTua.com – Apakah Yamaha memakai mesin minus 300 RPM di sisa musim ini?… Managing Director of Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis menjelaskan alasan pihaknya menarik kembali permintaan dari MSMA. “Kami telah menemukan penyebab kegagalannya,” katanya. Sementara KTM dan Aprilia (2 suara) setuju Yamaha membuka segel mesin, pabrikan lainnya (3 suara) tidak, terutama Honda yang meminta rincian lebih detail.. Bahkan yang bikin deg-degan Yamaha akan memakai mesin pertama ‘uji coba’ itu akhir pekan ini.. Apakah itu mesin yang di sunat 300 rpmnya, yang akan mempengaruhi daya saingnya?

Yamaha Memakai Mesin Minus 300 RPM?

Yamaha Memakai Mesin Minus 300 RPM

Yamaha memutuskan untuk balik kanan dan tidak mengajukan permintaan resmi apa pun ke MSMA (asosiasi pabrikan). Musim ini pabrikan yang bermarkas di Iwata memulai dengan masalah katup mesin (Valve) yang melumpuhkan mesin Valentino Rossi, Maverick Vinales dan Franco Morbidelli. Di Jerez tim mengirim mesin M1 ke Jepang guna dipelajari oleh para insinyur penyebab dari kegagalan melalui kamera mikro dan alat lainnya.

Setelah sebelumnya meminta petisi ke MSMA, namun ada yang berubah dalam rencana tim Yamaha. Sementara KTM dan Aprilia telah memberikan lampu hijau untuk permintaan pembukaan segel, tetapi untuk pabrikan lain (khususnya Honda) tidak semudah itu.. Mereka meminta penjelasan lebih rinci tentang asal muasal kegagalan part tersebut. Pada saat yang sama perusahaan Jepang itu juga mengungkapkan sebagian dari proyek mereka. Dan ini yang mendorong mereka untuk mencari solusi secara internal, untuk menjaga keandalan mesin hingga akhir musim MotoGP 2020 nanti.

Lin Jarvis menjelaskan, “Dalam dua minggu terakhir kami telah mengadakan dua pertemuan MSMA di sini di Spielberg. Kami memiliki jadwal yang sangat padat dengan banyak hal untuk dibahas selain masalah mesin kami, seperti konsesi dan hal-hal lain. Seminggu yang lalu Yamaha membuat permintaan, bukan langsung ke MSMA. Kami mengirimkannya ke direktur teknis MotoGP karena harus berbicara dengannya jika ingin membuka mesin untuk mengganti komponen demi keselamatan.”

motogp-yamaha-engine-yzr-m1-2017
Yamaha Memakai Mesin Minus 300 RPM

Menemukan Solusi

Seminggu yang lalu Yamaha meminta untuk mengganti beberapa katup (Valve) mesin yang dihentikan penggunaannya karena dua kegagalan yang kami alami di MotoGP pertama. Pabrikan meminta pengujian lebih lanjut dari pabrikan Valve dan tentang masalah spesifik. Minggu ini di pabrik Yamaha, mereka sudah mendapat jawaban dari teka-teki tersebut dan menemukan solusinya.

“Kami mengetahui lebih banyak tentang katup dan juga kemungkinan penyebab kegagalan. Kami memeriksa situasinya, kami dapat mengelolanya tanpa menyebabkan masalah keselamatan di trek. Kita akan melakukan ini dengan menggabungkan pengaturan mesin (setup) dengan putaran mesin (RPM) sepanjang musim. Kami yakin.. bahkan kami akan menggunakan mesin pertama tersebut akhir pekan ini,” pungkas Lin Jarvis..

Seminggu yang lalu (15/08) disini, di paddock tersiar kabar Yamaha segera menurunkan putaran mesinnya sebesar 300 RPM untuk alasan keselamatan. Dimana kalau menurunkan rpm jelas sepenuhnya legal, itu artinya mesin tak akan bisa meraung lebih tinggi lagi dan top speednya akan turun..

Be the first to comment

Leave a Reply