Marquez Kalah oleh Marquez Sendiri: Perebutan Takhta Tanpa Raja!

50 poin sudah menguap - hilang ditelan panasnya aspal di dua balapan seri Jerez. Dan akan ditambahkan satu nol lagi pada MotoGP Brno.

Marc Marquez Vs Marc Marquez- ridertua

RiderTua.com – Ibarat MotoGP sebuah kerajaan, mahkota yang diperebutkan ada di atas meja. Sang raja sedang tidak ada di takhta, terluka sebelum berlaga. Marquez kalah oleh Marquez sendiri, dimana dua hari yang lalu dia memposting tes kekuatan fisiknya di Instagram. Namun secepat itu pula operasi kedua mengecilkan ambisinya. Sekarang penentuan gelar ada diantara pesaingnya untuk membuktikan bahwa mereka pantas dan sanggup duduk di atas takhta yang sudah dikosongkan pemiliknya.. Ibarat diperebutkan dan diributkan tanpa Marc Marquez..

Marquez Kalah oleh Marquez Sendiri

Berita tentang operasi kedua Marc Marquez membuat perebutan gelar semakin terbuka. Pemulihan yang belum pasti meninggalkan sedikit harapan bagi Marc untuk kembali tepat waktunya untuk mempertahankan gelar dunia.

Jadwal MotoGP 2020 Terbaru (Portugal)

50 poin sudah menguap – hilang ditelan panasnya aspal di dua balapan seri Jerez. Dan akan ditambahkan satu nol lagi pada MotoGP Brno. Jika ingin memperbaiki kondisinya dia akan merelakan GP Austria dan Styria, yang akan diadakan di Red Bull Ring dalam dua minggu ke depan..

Namun, tidak akan semudah itu secara jarak keseluruhan Fabio Quartararo dimungkinkan akan menjadi 125 poin. Bahkan jika tidak diambil pembalap Perancis akan ada Maverick Vinales, Dovizioso, Miller, Bagnaia dan Petrucci, juga berpacu untuk meraih gelar, belum lagi Valentino Rossi yang mulai bangkit kembali.

Jarak poin yang harus dikejar Marc bisa lebih kecil, masih akan ada banyak poin untuk pemulihan dengan sisa 9 seri (225 poin maksimal). Di mulai dari seri Misano pada 13 September yang akan memberi Marquez waktu untuk kembali. Namun satu hal yang harus diperhatikan adalah tidak mengambil risiko yang tidak perlu.

Mengumpulkan kembali 90 poin hanya dalam sembilan balapan adalah pencapaian yang layak untuk Marc. Finis di posisi 6 besar di setiap seri dengan 10 poin. Namun dengan kembali ke trek Marc pasti akan mencoba untuk menang. Akankah Marc membuat keajaiban karena banyak yang menyebutnya Magic Marc?

Dan meskipun takhta kosong yang diperebutkan dalam beberapa balapan mendatang. Semua akan menghormati siapa pun yang memimpin atau yang akan mampu merebut gelar.. Setiap kejadian adalah tanggung jawab pembalap itu sendiri bukan kesalahan pembalap lain apalagi podium pemberian…

Be the first to comment

Leave a Reply