Wow, Tim MotoGP Jepang Lebih Kuat Kontrak Pembalap, Dari Hasil Jualan Skutik!

Tim Jepang kuat kontrak pembalap, sumber dana dari penjualan skutik

Marc Marquez Gunakan Data Superbike Honda di Thailand

RiderTua.com – Pembaruan kontrak Alex Rins menjadi tim Jepang terakhir yang menandatangani kerjasama dengan pembalapnya, meskipun kondisi tak menentu saat ini. Hal ini memicu manajer Andrea Dovizioso, Simone Battistella berkomentar menarik… Dia menyimpulkan tim MotoGP Jepang lebih mapan dalam hal dana dibanding tim Eropa… Battistella mengatakan, Tim MotoGP Jepang lebih kuat kontrak pembalap, dari hasil jualan skutik..

Simone Battistella: Tim MotoGP Jepang Lebih Kuat Kontrak Pembalap, Dari Hasil Jualan Skutik!

Yamaha paling cepat memperpanjang dua pembalap mudanya, diikuti oleh Honda dengan kontrak 4 tahun Marquez. Setelah pembalap Spanyol Alex Rins memperpanjang kontrak MotoGPnya dengan Suzuki akhir-akhir ini, ada spekulasi tentang akan lebih banyak kesepakatan yang akan diteken selama krisis kesehatan saat ini.

Pembalap Spanyol akan tetap bersama Suzuki di tim pabrik hingga akhir 2022. Maverick Vinales dan Fabio Quartararo memiliki kontrak di tim pabrikan Yamaha untuk dua tahun kedepan dan juara Marc Marquez telah memperpanjang empat tahun di Honda. Ketiga tim pabrik Jepang (YaHonSu) sudah memperpanjang setidaknya satu kontrak pembalap.

Gaji Dovi Dipotong

Ini berbeda dengan tim Italia: Manajer Andrea Dovizioso, Simone Battistella, justru sedang mempertimbangkan memotong gaji bintang balap MotoGP seperti Andrea Dovizioso.

Dilansir media Italia Moto.it, Battistella, mengatakan bahwa gaji para bintang-bintang olahraga kaya adalah yang pertama kali diperiksa. Kita lihat saja Juara Dunia Marquez menandatangani kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. Yang diperkirakan bernilai sekitar 50 juta euro ( 836 Miliar).

Menurut Battistella, gaji pembalap tim Jepang berasal dari penjualan sepeda motornya. “Pembalap utama dari pabrik-pabrik Jepang yang paling penting telah menandatangani kontrak. Semua ini sebagian besar berasal dari penjualan harian sepeda motor kecil (skutik). Dan bukan hanya dari hasil jualan moge. Jadi kontraknya kuat karena kedua pabrikan ini juga memiliki pemasukan lain, bukan hanya dari penjualan motor sport (moge-superbike)” kata Simone Battistella.

Be the first to comment

Leave a Reply