Wejangan Pedrosa buat Iker Lecuona: Jangan Jatuh, Trek Valencia Sulit untuk Pemula!

RiderTua.com – Legenda MotoGP dan tes rider KTM, Dani Pedrosa, memberikan wawasan kepada juniornya di KTM MotoGP, Iker Lecuona. Dani mengatakan trek Valencia memang sulit untuk motor 1000cc karena termasuk trek yang sangat kecil. Ditambah dengan karakteristik rem karbon, adaptasi pembalap debutan harus lebih ekstra hati-hati. Berikut wejangan Pedrosa buat Iker Lecuona: Jangan jatuh, trek Valencia sulit untuk pemula!

Wejangan Pedrosa buat Iker Lecuona: Jangan Jatuh, Trek Valencia Sulit untuk Pemula!

Mantan pembalap Repsol itu juga tahu betapa sulitnya untuk naik ke kelas MotoGP: “Ini (Valencia) sirkuit yang sulit untuk pemula karena sangat kecil untuk MotoGP, dan motor saat ini cenderung wheelie ( ban depan mengangkat karena tenaga besar), dan Saya pikir persiapan dia akan selesai sepenuhnya. Dia baru saja memulai belajar dan kemudian akan sangat cepat. Yang terpenting adalah untuk tidak jatuh dan mendapatkan lebih banyak dan lebih banyak pengalaman dengan motor,” kata Pedrosa memberikan nasihat untuk Iker Lecuona

Walau menyelesaikan catatan waktu di belakang, paling tidak Iker tidak jatuh itu yang penting menurut Dani. Ini adalah pengalaman MotoGP pertama bagi mantan pembalap Moto2 Iker Lecuona. Namun pembalap berusia 19 tahun ini harus segera beradaptasi secepat kilat: mengendalikan kekuatan motor yang besar, rem karbon dan ban Michelin. Begitu banyak hal yang belum dia diketahui untuk dikuasai dalam waktu singkat.

Lecuona sebagian telah memenuhi tugasnya, berhasil menjinakkan mesin buas pada hari Jumat. Tertinggal 2.379 detik dari waktu terbaik. Dia berjanji untuk lebih baik di sesi berikutnya.

Pendapat Bos Timnya

 Bos tim Herve Poncharal, sadar akan risiko yang diambil untuk mempercayakan KTM RC16 kepada Iker Lecuona. “Ini risiko besar, beberapa pejabat KTM khawatir dan saya diberitahu bahwa saya seharusnya tidak melakukannya,” kata bos Tech3.

“KTM RC16 adalah motor paling sulit untuk dikendarai di dunia dan Valencia adalah trek yang sulit. Kondisi cuaca tidak buruk, Valencia adalah rumah balap-nya, dia tinggal sepuluh menit dari sini. Kami mengatakan kepadanya bahwa dia harus mengambilnya sebagai ujian tambahan untuk pembelajarannya,” kata Hervé Poncharal. “Bahkan jika dia yang terakhir dia tidak boleh kecewa tetapi yang penting adalah motor menyenangkan untuk dikendarai” lanjut bos KTM Tech3 itu.

Kesan Pertama Iker

Lecuona merasa senang dengan sensasi baru mengendarai motor MotoGP. Masalah terbesar adalah rem karbon, cukup sulit untuk dipahami, lebih baik di lap-lap terakhir, karena dia mulai mengerti cara kerjanya. Tetapi dia perlu lebih banyak mengendarai motor ini.

Dibanding dengan Moto2 (765 cc bermesin Triumph) yang juga memakai sasis buatan KTM , MotoGP memerlukan gaya balap yang berbeda, walau rasanya( feeling) nya memang mirip, tetapi Lecuona harus menyesuaikan gaya balap dia dengan mesin 1000cc. Dibanding Moto2 sekarang di MotoGP memiliki power lebih besar dan karakter remnya berbeda. Menurut Lecuona dia mengerem di tempat yang sama dengan mesin Moto2, tapi hasilnya lebih cepat dari Moto2, sulit untuk menyesuaikan titik-titik pengereman itu katanya.

Meskipun begitu Lecuona senang dengan hasil yang dicapai. “Saya pikir saya lebih lambat tiga atau tiga setengah detik, saya senang, saya sadar, saya tertinggal 3,1 detik di sesi FP1, itu sudah hebat. Kemudian, saya hanya lambat 2,3 detik, yang membuat saya sangat puas.”.. kata Lecuona..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Kabar Buruk: Johann Zarco Harus ‘Adu Otot’ dengan Alex Marquez Berebut Kursi Honda 2020!
  2. Hasil FP2 MotoGP Valencia: Quartararo Tercepat Lagi, Zarco 10 Besar, Rossi?
  3. Bos Tim Honda Tangisi Kepergian Lorenzo: “Aku Merasa Bersalah !”….
  4. Valentino Rossi, Alien Terakhir yang Tersisa di MotoGP Setelah Lorenzo Pensiun!
  5. ThankYouJorge: Rossi Sebut Lorenzo Rival Terbesarnya, Marquez Terkejut!

Be the first to comment

Leave a Reply