Mobil Hybrid di Indonesia Masih Sepi Pembeli, Harga Terlalu Mahal ?

(Foto: Carvaganza.com)

RiderTua.com – Mobil – Mobil hybrid mulai bertebaran di Indonesia. Dimulai dari Toyota yang mendatangkan varian ini pada model Alphard hingga Corolla Altis. Tak lupa ada Mercedes-Benz yang mengandalkan E 300 EQ Power di Tanah Air. Mobil hybrid di Indonesia masih sepi pembeli, harga terlalu mahal.

2017 Toyota Prius Prime (plug-in hybrid)
Baca juga: Toyota Dahulukan Mobil Hybrid di Indonesia Ketimbang Listrik

Mobil Hybrid di Indonesia Masih Sepi Pembeli, Harga Terlalu Mahal ?

Walau begitu, penjualan mobil hybrid masih belum selaris mobil biasa. Melansir Detik.com (11/10/2019), angka penjualannya masih dibawah mobil konvensional. Termasuk diantaranya Mercy E 300 EQ Power.

Menurut Mercedes-Benz, mobil hybrid sulit untuk dijual di Indonesia untuk saat ini. Faktor penyebabnya tentu saja harga jualnya yang masih dirasa cukup tinggi dari mobil biasa.

Memang mobil hybrid atau listrik belum mendapat insentif penuh dari pemerintah Indonesia. Sehingga jika tetap dijual sekarang, harganya bisa lebih mahal dari model aslinya.

(Foto: Otomotif Kompas)

Walau begitu, Mercy mengatakan masih ada peminat mobil hybrid. Walau sebagian ada yang benar-benar membeli, ada yang sekedar bertanya. Entah itu mobilnya atau harganya.

Meskipun demikian, ini bukan menjadi penghalang bagi produsen mobil. Karena mobil hybrid bisa menjadi jembatan menuju era kendaraan listrik. Jika harganya bisa lebih murah, maka mobil ramah lingkungan dapat bersaing dengan mobil konvensial.

Be the first to comment

Leave a Reply