Waduh, Mercedes-Benz Dituduh Mengintai Konsumennya !

mercedes-benz-indonesia
(Foto:CaruserMagz.com) mercedes-benz-logo

RiderTua Mobil – Mungkin konsumen Indonesia belum familiar dengan sistem eCall Emergency. Memang fitur ini hanya bisa ditemukan pada mobil yang dijual di Eropa. Sebagian besar sudah menggunakan sistem ini. Waduh, Mercedes-Benz dituduh mengintai konsumennya.

Baca juga: Tahun Ini, Mercedes-Benz akan Kenalkan Mobil Listrik Baru
Sistem eCall Emergency pada mobil Mercedes-Benz

Waduh, Mercedes-Benz Dituduh Mengintai Konsumennya !

Cara kerja fitur ini yaitu, saat mobil mengalami kecelakaan, sistem akan memanggil nomor darurat Eropa 112 secara otomatis. Lalu sistem mengirim data penting seperti lokasi mobil ke bagian emergency services. Dengan begitu, petugas bisa mengetahui apa saja yang harus dibutuhkan sebelum melakukan evakuasi.

Namun, sistem ini bisa disalahgunakan untuk melakukan hal yang tidak diinginkan. Media The Sun menuduh Mercedes-Benz menggunakan fitur ini untuk mengintai konsumennya. Waduh, kok bisa ya?

The Sun mengatakan kalau produsen mobil Eropa tersebut memasang alat pengintai di dalamnya tanpa diketahui oleh konsumen. Alat tersebut berfungsi untuk melacak keberadaan konsumen yang gagal melunasi pembayaran. Lokasi konsumen yang belum lunas membayar bisa diketahui penagih.

Cara kerja sistem eCall Emergency

Menanggapi tuduhan tersebut, Mercedes-Benz mengatakan kalau alat tersebut dipasang setelah melakukan perjanjian kesepakatan finansial dengan konsumen. Walau begitu, mantan menteri Inggris, David Davis, meminta agar pemerintah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Meski sebenarnya sudah mendapat kesepakatan dari konsumen, sebenarnya melakukan pengintaian seperti itu dianggap ilegal. Apalagi jika konsumen belum lunas membayar mobil, bisa-bisa jadi ‘buronan’ penagih.

Referensi: Liputan6.com (24/08/2019)

Be the first to comment

Leave a Reply