Setujukah Bila Sarung Tangan Wajib Bagi Pengendara Motor ?

RiderTua.com – Direktorat Jenderal Lalu Lintas atau dalam bahasa Inggrisnya Directorate General of Traffic (DGT) Spanyol mempunyai rancangan “Rencana tindakan khusus untuk keselamatan sepeda motor, moped ( skutik dan motor bebek) 2019-2020”. Dan mempertimbangkan pengurangan 4 poin SIM, bukan 3 poin saat ini karena tidak mengenakan helm. Setujukah Bila Sarung Tangan Wajib Bagi Pengendara Motor ?

Setujukah Bila Sarung Tangan Wajib Bagi Pengendara Motor ?

Pelanggaran saat menyalip, tidak menggunakan helm, kelebihan kecepatan dan konsumsi alkohol dan obat-obatan merupakan faktor risiko utama, serta sebagian besar pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara. Untuk alasan ini, agen Asosiasi Lalu Lintas Penjaga Sipil Spanyol diperintahkan untuk memantau perilaku ini dan dianggap sebagai hal yang sangat berbahaya.

Spanyol adalah negara kedua di Uni Eropa dengan jumlah pengendara sepeda motor dan moped ( skutik dan motor bebek) terbesar, dengan 5,4 juta unit, angka itu merupakan 15% dari jumlah kendaraan yang ada. Dan menurut angka kecelakaan 21% dari mereka yang tewas.

Untuk mengurangi angka-angka ini, dan terutama mengurangi dampak paling berbahaya dari kecelakaan, DGT mempelajari serangkaian langkah-langkah yang mencakup peningkatan sanksi karena tidak mengenakan helm dan wajib menggunakan sarung tangan. Adapun kewajiban yang mungkin untuk mengenakan sarung tangan, langkah ini pada awalnya akan diterapkan untuk pengguna jalan tertentu, seperti yang saat ini terjadi di negara-negara Eropa lainnya, seperti di Perancis.

Kenapa Sarung Tangan Perlu ?

Meskipun sebagian besar pengguna sepeda motor sudah menggunakan helm. DGT mencatat melalui pemantauan kecelakaan bahwa masih ada sedikit pengguna yang tidak menggunakannya. Tidak memakai helm meningkatkan risiko cedera kepala, parahnya cedera, lamanya tinggal di rumah sakit. Dan kemungkinan kematian akibat cedera kepala (3 dari 4 pengendara meninggal karena cedera di kepala).

Selain helm, menurut DJP, sarung tangan adalah unsur dasar lainnya dalam peralatan pengendara sepeda motor, karena sarung tangan melindungi tangan jika terjatuh. Secara naluriah sebelum jatuh, hal pertama untuk melindungi diri adalah dengan menyangga tangan dan mencoba menahan benturan.

Pro Kontra

72% pengendara motor mendukung aturan menggunakan sarung tangan wajib saat mengendarai sepeda motor atau skuter. Menurut Mutual Motera Association dari 2.384 orang yang berpartisipasi dalam survei yang dilakukan pada bulan Desember. Antara pengguna kendaraan roda dua, 72,4% mendukung inisiatif DGT. Sementara 27,6% yang tersisa menyatakan penolakan.

Peralatan terbaru untuk pengendara motor adalah jaket atau rompi dengan airbag. Pakaian ini melindungi area vital tubuh seperti tulang belakang, tulang rusuk, dan perut. Jika terjatuh, kantung udara aktif dan menjaga kepala-leher-tubuh tetap lurus, sehingga mencegah gerakan hyperflexion atau hiperekstensi kepala.

Be the first to comment

Leave a Reply