LCGC Sumbang Investasi Rp 20 Triliun Setelah 5 Tahun Berjalan

deretan mobil lcgc

RiderTua Mobil – Segmen LCGC memang hanya ada di Indonesia, layaknya segmen kei car di Jepang. Segmen ini dibuat oleh pemerintah untuk mendorong masyarakat agar mengurangi penggunaan sepeda motor dan beralih ke mobil pribadi. LCGC sumbang investasi Rp 20 triliun setelah 5 tahun berjalan.

Baca juga: Produsen Mobil Harus Cari Cara untuk ‘Selamatkan’ LCGC ?

LCGC Sumbang Investasi Rp 20 Triliun Setelah 5 Tahun Berjalan

Namun selama beberapa bulan terakhir, pamor LCGC sudah menunjukkan penurunan. Entah apakah ini dari hasil persaingan ketat dengan segmen lainnya yang juga banyak peminatnya. Seperti MPV dan SUV.

Meskipun begitu, setelah lima tahun berjalan, LCGC masih baik-baik saja. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, segmen ini mampu menyumbang investasi sebesar hampir Rp 20 triliun. Angka yang cukup fantastis bagi segmen baru.

Hingga bulan Mei 2019, jumlah produksi mobil LCGC (atau KBH2) sudah mencapai 1.173.483 unit. Produk yang disediakan berasal dari Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, dan Datsun. Sebut saja Agya-Ayla, Calya-Sigra, Karimun Wagon R, Brio Satya, dan Go+ Panca.

(Foto: Autonetmagz)

Di tahun 2013, saat itu banyak yang khawatir kalau mobil eco car (hampir mirip dengan LCGC) dari Thailand akan ‘menyusup’ ke Indonesia. Namun setelah LCGC dirilis, mobil ini mampu mendominasi pasar otomotif Tanah Air. Kehadirannya juga bisa mengisi ruang pasar KBM R4 untuk kendaraan hemat energi dan harga terjangkau.

Referensi: Detik.com (14/08/2019)

Be the first to comment

Leave a Reply