Ada Bom Asap Suzuki-Alex Rins di Assen, Kenapa Dia Pantas Jadi Idola Baru MotoGP ?

RiderTua MotoGP – Penulis pernah berjumpa sekali dengan Alex Rins saat berkunjung ke Indonesia, sosok yang ramah dengan media dan siapapun yang menyapa. Pebalap muda kelahiran Barcelona, Spanyol 23 tahun yang lalu ini melejit prestasinya saat bergabung dengan tim balap MotoGP Suzuki Ecstar. Posisi terbaiknya adalah runner up moto3 (2013) dan runner up moto2 (2015). Jelang seri Belanda ini Rins sementara berada di peringkat ke-3 dunia dengan 101 poin !.. Ada bom asap Suzuki-Alex Rins di Assen, Kenapa dia pantas jadi idola baru MotoGP ?

Ada Bom Asap Suzuki-Alex Rins di Assen

Di Belanda ada kejadian munculnya smoke bomb atau bom asap saat sesi kualifikasi. Kalau di Italia kita mengenal kejadian ini sebagai bentuk dukungan mereka untuk pahlawan lokal mereka Valentino Rossi dengan melepaskan bom asap kuning. Gumpalan kuning terlihat mengepul dari sebagian besar tribun di sekitar sirkuit Italia yang ikonik pada saat perlombaan.

Walau tidak sebesar di GP Italia namun anehnya ini terjadi di Belanda. Sedangkan Rins yang asal Spanyol jelas bukan “pahlawan lokal” mereka.  Namun saat kita kunjungi laman penggemar tim Suzuki di facebook suzukimotogp kita melihat bagaimana dia ber interaksi dengan para penggemarnya. Disitu tertulis caption Alex Rins di Utrecht.. Bertemu dan Menyapa (Meet And Greet) dengan beberapa penggemar Belanda akhir pekan ini jumpa dengan MotoGP Team Suzuki Ecstar Suzuki yang diakomodasi oleh Suzuki Nederlands..

Lalu hubunganya apa ? seperti dijelaskan di atas, penggemar akan sangat mencintai idolanya dengan begitu fanatik jika idola itu benar-benar ada di hati mereka. Mungkin sifat friendly seorang Rins ditunjang dengan prestasinya membuat penggemarnya semakin cinta… Penulis yakin jika dia mampu juara dunia makin banyak yang akan mengidolakan dia.. Sosok yang ramah, humble (rendah hati), gak pelit senyum, membuat dia cepat akrab dengan penggemarnya… Ada pembaca disini yang mengidolakannya ?

Be the first to comment

Leave a Reply