Jorge Lorenzo Tidak Memaksa Balapan Karena Cedera Itu Bukan Kesalahannya !


ktm indonesia

RiderTua MotoGP – Jorge Lorenzo tidak memaksa balapan karena cedera itu bukan kesalahannya. Jorge Lorenzo mencoba dan masih mencoba untuk turun di balapan seri Malaysia. Namun kemungkinan besar harus melewatkan balapan pada hari Minggu di Sepang dengan Ducati-nya. Pembalap Spanyol itu pada kenyataannya, terus menderita sakit dan kurangnya latihan karena cedera yang tidak memungkinkan dia untuk mengendarai sepeda motornya dengan benar.

Seperti yang dilaporkan oleh Sky Sport (02/11/18). Jorge Lorenzo menyatakan tentang latihan bebas pertama (FP1), “Ketika saya tidak mengendarai motor saya tidak merasa sakit. Masalahnya adalah ligamen yang baru-baru ini dioperasi. Biasanya untuk cedera ini dibutuhkan waktu tiga minggu. Tetapi setelah seminggu saya sudah membuka plester dan saya mencoba untuk memaksa, jadi ini masalahnya. Ketika saya menaiki Ducati dan melakukan pengereman saya merasa sangat sakit. Saat ini memang lebih baik dibanding Jepang, tapi catatn waktu saya lambat karena saya tidak bisa memaksa “.

Pembalap Spanyol kemudian melanjutkan kondisinya ada perubahan ke arah baik.  Tetapi tentunya tidak untuk dipaksakan walau mereka telah melakukan semua perawatan yang mungkin di klinik untuk mempercepat pemulihan. Bisa jadi walau dipaksa tidak akan mampu bersaing di 10 besar. Namun dengan kondisi hujan itu pasti akan lebih baik karena kecepatan rata-rata motor akan berkurang dibanding saat kering.

Jorge Lorenzo Tidak Memaksa Balapan Karena Cedera Itu Bukan Kesalahannya

Akhirnya, pembalap Spanyol itu menyimpulkan, “Kita harus ingat bahwa saya dalam kondisi ini, bukan karena kesalahan saya. Saya melakukan yang terbaik di Thailand dan di sana terjadi kesalahan teknis yang membuat saya jatuh. Jadi, orang pertama yang tertarik melakukan yang terbaik untuk Ducati adalah saya. Saya mencoba. Berharap Ducati mengerti saya. Saya memiliki hubungan yang baik dengan mereka, saya merasa baik, sayang sekali berakhir seperti ini “.

Be the first to comment

Leave a Reply