Kenapa Konsumen Balik Ke Kubikasi kecil




RiderTua Motor – Jika kita perhatikan varian diatas kita akan melihat hal menarik. Dimana lokasinya di Jepang negara indukan dan gudangnya teknologi roda dua. Dimana beberapa tahun ini sedang getol membangkitkan produk lama yang di per-modern dengan kubikasi kecil 50 cc dan 110 cc. Ketika pabrikan memproduksi barang pasti ada pembelinya paling tidak berdasarkan penelitian pasar. Lalu kenapa konsumen balik ke kubikasi kecil ?

Kenapa Konsumen Balik Ke Kubikasi kecil ?

Bosan dengan Moge

Daya beli orang luar negeri seperti kita ketahui tinggi, untuk membeli motor seharga 100 juta rata-rata mampu. Sehingga bukan hal yang aneh moge bertebaran di jalanan. Suara merdu knalpot multi silinder jika disini sesuatu yang ‘wah’ di telinga orang luar biasa saja. Sehingga semakin lama kebutuhan akan kembali ke motor selain moge..

Sadar lingkungan

Semakin besar motor pasti konsumsi bahan bakar juga gede. Semakin banyak bbm dibakar pastinya tingkat polusi semakin tinggi. Dengan motor ekonomis dan mungil sepertinya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas tertentu.

Sebagai hiburan

Sarana angkutan umum di luar lebih maju lengkap dan nyaman. Pastinya kebutuhan motor hanya buat hobby dan for fun.. untuk liburan akhir pekan. sehingga tidak butuh motor performa sport.. bahkan moge

Kira kira itulah salah tiga kenapa konsumen balik ke kubikasi kecil… Yang jadi masalah kapan Indonesia seperti itu.. Bantu mikir ya om..



1 Comment

  1. Indonesia justru sebaliknya expansi kapasitas. Liat motor bebek kita dulu 70-100cc skrg sampe 150. Yg kemampuan ekonomi atau usaha sdg hits, beli moge bahkan buat jual sayur. Faktor prestis memang sesuatu.

Leave a Reply