Astaga ! Komparasi Dani Pedrosa Pembalap Repsol dan Pau Gasol




RiderTua Sport – Komparasi Dani Pedrosa pembalap Repsol dan Pau Gasol . Setiap cabang olah raga akan menemukan atlitnya sendiri-sendiri. Selain skill setiap olahraga membutuhkan postur sesuai dengan disiplin olahraga masing masing dimana secara teknis akan mendukung performa mereka saat bertanding. Pau gasol menyempatkan diri hadir pada sesi kualifikasi MotoGP Catalunya. 

Dani Pedrosa 1.6 meter ( MotoGP)

Pembalap Spanyol ini memang terkenal mungil di antara pembalap MotoGP lainnya. Dulu dia dikenal sebagai Starter terlincah mungkin karena tubuh kecilnya. Berat badan memang berpengaruh dalam ajang balapan karena berhubungan dengan aerodinamika atau hambatan angin saat berpacu ( dengan merunduk habis). Tinggi Dani Pedrosa 160 cm atau 1,6 meter saja dengan berat 51 kg.

Pau Gasol 2.1 meter ( Basket)

Saat Jorge Lorenzo raih pole di Catalunya kemarin dia sempat memberikan selamat padanya. Pau Gasol lahir di Barcelona pada bulan Juli 1980. Setelah menjadi pemain basket profesional di FC Barcelona, Dia memutuskan untuk pergi ke NBA pada tahun 2001 ketika terpilih di tempat ketiga oleh Atlanta Hawks. Kemudian dipindahkan ke Memphis Grizzlies di mana bermain enam setengah musim di mana untuk pertama kali membuat babak playoff. Pada tahun 2008 bergabung dengan Los Angeles Lakers, sebuah tim dimana dia memenangkan dua ring NBA (2009 & 2010). Kemudian bermain selama dua musim di Chicago Bulls dan saat ini dia menandatangani kontrak dengan San Antonio Spurs. ( via : spanish-fiestas.com)
Dengan Tim Nasional Spanyol, membawa negaranya menjadi Juara Dunia pada 2006, di Eropa pada tahun 2009, 2011 dan 2015. Dalam Olimpiade, memenangkan medali perak di Beijing 2008 dan London 2012, dan perunggu di Rio 2016.

Tinggi Pau Gasol 210 cm atau 2,1 meter berat sekitar 114 kg.. bayangkan jika keduanya bertukar tempat… Mungkin bagi Dani tidak begitu kesulitan karena masih bisa melempar bola dari posisi rendah, sebaliknya pemain basket akan kesulitan memacu motor balapnya dengan tinggi yang over dosis… Apa yang anda fikirkan..?

1 Comment

Leave a Reply