Sirkuit Jerez Cocok dengan Karakter Yamaha M1, Rossi atau Vinales Juara ?


RiderTua MotoGP –  Sebagai tim papan atas terhitung 13 seri tidak pernah menang lagi di kelas paling bergengsi. Namun kini kondisi Yamaha tampaknya sudah mulai membaik dibandingkan dengan saat tes pra- musim. Dalam tes musim dingin baik Valentino Rossi dan Maverick Vinales mengalami banyak kendala, banyak masalah, tetapi kini banyak pula kemajuan telah dibuat. Kini sirkuit Jerez cocok dengan karakter Yamaha M1, Rossi atau Vinales juara ?

Yamaha Mulai Membaik

Maverick Vinales pembalap Spanyol itu kini berada di urutan ketiga dalam klasemen rider, hanya selisih 5 poin dari Andrea Dovizioso. Setelah hanya bisa selesai posisi keenam di Qatar, kemudian tempat ke lima dalam kondisi sulit di Argentina. Hasil menggembirakan di seri akhir podium kedua di Austin dengan performa motor yang solid. Walau masih belum bisa menyentuh dan duel dengan Honda- Marc Marquez.

Sementara Valentino Rossi menempati urutan ketujuh di klasemen. Akibat jatuh dan berada di urutan -19 di Termas de Rio Hondo. Di Losail dia podium ketiga dan di Amerika Serikat dia menempati posisi keempat.

Rossi dan Vinales bisa menang di Jerez ?

Daratan Eropa kini menjadi ajang adu balap dengan Jerez sebagai seri pembuka. Yang bisa jadi merupakan momentum ideal untuk bangkitnya tim Garputala atau bisa jadi salah satu dari dua pengendara Yamaha akan menang di sana. Markas Yamaha Jepang Hamamatsu puasa kemenangan tidak kurang dari 13 seri. Yang terakhir adalah seri MotoGP Belanda pada 25 Juni 2017. Dimana ketika itu Valentino Rossi yang menang di Assen dalam adu kencang Danilo Petrucci. Puasa podium-1 bagi Maverick Vinales bahkan lebih lama, dimana kemenangan terakhirnya adalah di Le Mans putaran ke 5 tanggal 21 Mei 2017, setelah duel dengan Rossi (kemudian jatuh). Khusus Vinales adalah enam belas balapan tanpa kemenangan.

Akhir pekan ini MotoGP akan berlangsung di Jerez de la Frontera, di mana sirkuit ini pada tahun 2017 menciptakan masalah besar bagi pembalap  resmi tim Yamaha Movistar. Vinales di urutan keenam dan Rossi hanya mampu selesai di urutan kesepuluh. Masalahnya tetap sama yaitu karena masalah cengkraman ban dan keausan ban belakang yang lebih cepat. Tetapi berita bagusnya adalah untuk 2018 ini aspal sirkuit telah sepenuhnya dibuat ulang dan bisa jadi akan mengurangi masalah keausan dan grip ban.

jerez-circuit

Sirkuit Jerez Cocok dengan Karakter Yamaha M1

  • Secara umum kondisi trek Jerez ( Lay Out) sangat ideal untuk karakteristik sepeda motor yang lincah seperti Yamaha. Dari tahun 2005 hingga 2016 ada tujuh kemenangan motor Yamaha M1 di lintasan Spanyol.  Empat dari Valentino dan tiga dari Jorge Lorenzo.
  • Namun Honda juga kuat di sana. Tahun 2017 Dani Pedrosa menang dan dari 2012 hingga 2014 ada tiga kemenangan berturut-turut dari tim Repsol dengan Casey Stoner, Pedrosa sendiri dan Marc Marquez.
  • Kesulitan dialami oleh Ducati hanya kemenangan tahun 2006 oleh Loris Capirossi, Lintasan Jerez memang dari dulu tidak cocok dengan karakter  Desmosedici. Namun kita tidak akan tahu dengan Desmo GP-18 yang infonya sudah diperbaharui di sektor cornering speednya.

Kita akan melihat apakah Rossi dan Vinales akan dapat meraih kemenangan di Jerez. Karena bagi Yamaha, penting untuk kembali ke kesuksesan yang telah sirna. Juga agar lebih percaya diri menghadapi dominasi Honda- Marc Marquez. Dan mungkin Dovizioso dan akan dilihat apakah masih sama atau lebih baik dengan Yamaha M1-versi 2017.

Setelah balapan Minggu akan ada sesi tes penting untuk membuat perbaikan lebih lanjut jelang seri Le Mans, sirkuit lain di mana M1 biasanya kuat juga.

Be the first to comment

Leave a Reply