Iannone Marah dengan Ducati dan Lorenzo di Austin, Kenapa ?


ktm indonesia

Andrea Iannone merasa dirinya sedang melakukan hibernasi atau tidur panjang dan menyimpan energi untuk digunakan setelah siap hadapi pertempuran, namun Iannone juga menyatakan dia adalah seorang petarung bahkan dia ibarat sebagai “singa” yang tidak pernah menyerah, salah satu hal yang menarik adalah keinginanya untuk duel dengan Lorenzo dan mengalahkan Ducati dengan mesin Suzuki memang terdengar sebuah harapan yang terlalu tinggi namun bukan sebuah hal yang mustahil untuk dilakukan.
Seri Austin memberikan Andrea Iannone poin pertamanya di musim balap 2017 ini, kegagalan di seri Qatar setelah alami Crash dan  posisi paling buncit di Argentina yang tidak mendapatkan poin, kini berbuah manis dengan  berada di posisi ke -7 dengan 9 poin walau sudah berhasil kalahkan Lorenzo  tidak lantas sepenuhnya memuaskan pebalap asal Vasto ini, namun setidaknya Austin akan menjadikan awal baru dia untuk kembali memulai “come back” .

“Saya sedang mengalami hibernasi, tapi saya adalah ibarat singa tapi bukan Dewa ( bercanda)…Sayangnya, dua balapan pertama sangat sulit karena saya tidak bisa bersaing sekuat seperti yang saya inginkan… Mungkin harapan saya terlalu tinggi… Saya tahu bahwa saya harus bekerja keras… Pertandingan ini pada dasarnya seperti sebuah ujian…  Terkadang  membaik dan lain kali buruk, namun saya tetap yakin. “

Ketika ditanya kenapa Iannone sangat marah pada dirinya, diapun menjelaskan bahwa itu karena dia tidak bisa memenuhi harapannya,

“Mungkin pada kesempatan tertentu saya terlalu keras pada diri saya, namun jika saya balapan harus finish di barisan depan atau paling tidak mendekati pembalap terdepan ( 5 besar)…  Ada kalanya Anda hanya melihat semua hitam, tapi terkadang semuanya menjadi jelas dan bisa langsung bereaksi, itu adalah keberuntungan saya,  menghasilkan poin pertama musim ini adalah titik awal yang bagus.. Hari ini saya pikir saya melakukan balapan dengan positif… walau jelas saya tidak puas dengan hasilnya, tapi saya tahu saya belum bisa berada di puncak saat ini. “

Dan ketika ditanya kenapa dia marah juga dengan Lorenzo dan Ducati di Austin ternyata Iannone masih bisa bercanda,

“Saya pikir kami (Suzuki) kompetitif di sektor pertama. .. Sayangnya  saya kehilangan 0,8 detik di T3 karena Suzuki membutuhkan banyak ruang untuk berbelok… namun kita akan buat nantinya motor GSX RR menjadi lebih lincah mungkin sebagian karena konsumsi bahan bakar…. dan sialan (bercanda) saya kehilangan banyak waktu akibat berada di belakang Jorge…Selama bertahun-tahun mesin Ducati yang saya agungkan dan puji performanya, kali ini membuat saya marah ” tutup Iannone sambil  tertawa

6 Comments

  1. karena lorenzo lemot tapi susah disalip dg mesin ducati yg superior.
    jadi menghalangi iannone

Leave a Reply