Tim Pembunuh Karir balap = Tim Ducati…gimana Rossi???

Well banyak sekali julukan yang dilayangkan ke tim merah ini… tapi yang kelihatannya “menyakitkan” adalah julukan Tim Pembunuh Karir Balap..(realistically a Desmosedici has become a career killer for any rider (except Stoner)-twowheelsblog.com-)walahhh … seperti kita ketahui hanya Stoner seorang yg bisa menjinakkan ducati dan itupun hanya sekali… setelah itu ???

Hal ini diungkap dalam gonjang-ganjing perpindahan rider/ silly season untuk tahun depan dimana sebetulnya Simoncelli mungkin bisa lebih condong ke tim Ducati..tapi beranikah? :mrgreen: atau tunggu hasil kang Rossi membedah desmo ?  Dimana Lorenzo juga menolak untuk bernaung dibawah tim Ducati tahun 2009 mungkin karena managementnya tau Ducati waktu itu kurang kompetitif.. So kalau Rossi bisa menjinakkan ducati luar dalam dan cocok untuk semua rider maka Rossi bisa disebut DEWA MotoGP …

Kelihatnnya Rossi sudah melakukan berbagai cara untuk memperbaiki kecepatan desmosedicinya.. baik dari frame sampai yang terakhir memperbaiki “riding position” karena diduga  riding position  saat ini lebih cocok untuk pembalap yang lebih pendek dan lebih kecil dari pembalap yang memiliki postur yang tinggi ..dimana Rossi kehilangan kecepatan saat di straigh…hal ini diketahui Rossi saat melihat tayangan di TV…well diagnosa doctor Rossi semoga saja benar dan performa GP 11 kian membaik dan tidak akan membunuh karir pembalap lagi… hiii ngeriiii… :mrgreen:

Akankah Rossi menyerah kala dia mengatakan “We worked in a lot of different ways but it looks like we didn’t fix a lot,”

18 Comments

  1. yah saya sih percaya aja, wong rossi udah juara 9 kali. semoga performanya membaik tahun depan, dan bsa entertain para fansnya dan satu lagi, nggk bikin sirkus motogp jadi boring

  2. Kl ducati masih blm bs d jinakkan thn dpn.itu benar2 pembunuh karir balap…mmg mtr aneh bin ajaib…bikin the doctor smpe abis akal dan stoner sakit2an…. 😀

  3. doktor rossi harus kuliah lagi meskipun turun kata dari S3 ke S2, dari Doctor ke Spesialis. musti kuliah di Bologna (apalah namanya pabric dicati) agar mendapat gelar SP Ducati, baru dah bisa jardu

Leave a Reply