Review oleh2 khas Jogja..geplak dan bakpia..maknyosss

Kira2 jam 12 malam aku dibangunkan Ibu,mata masih agak berat untuk dibuka tapi setelah lihat ada geplak dan bakpia diatas meja langsung saja saya hampiri..seiring dengan masuknya makanan oleh2 khas jogja itu kemulut ..mata jadi byarr terbuka lebar…rupanya bapak barusan pulang dinas dari jogja neh…itulah cerita rutinitas masa kecilku jika ortu pulang dinas luar kota ..mungkin dalam 1 bulan bisa sampai 2 ~3 kali ke Jogja…dan sang geplak dan bakpia selalu jadi buah tangan… wiiii pengin apalagi sekarang saya bekerja di daerah jawa timur,pasuruan..nun jauh dari jogja… πŸ™


Nah kemarin kebetulan pas ada acara touring Jatim-jogja ke Mabes Koboys..inilah hal yang saya tunggu2..bernostalgia dengan makanan kesukaanku waktu kecil..manis,gurih…itulah geplak…waktu itu menjelang pulang dari touring sempat diantarkan pak kepala suku mas bro Hadiyanta untuk mendapatkannya..ditunjukkan tempatΒ  pusat oleh-oleh..entah apa nama tempatnya kami ngikuti saja kemana arah RC mengarahkan kami..pokepiyeakumanut.com

Geplak merupakan salah satu makanan khas Jogja. Mulanya dikenal sebagai jajanan khas Bantul, geplak kini juga menjadi salah satu trade mark Jogja.

Sejarah geplak, kata salah seorang pembuat dan sekaligus juragan geplak Bantul, Fauzan Jafar, tidak terlepas dari keberadaan Bantul pada masa lalu sebagai penghasil gula dan buah kelapa. Pada masa kolonial Belanda, demikian seperti ditulis pemilik blog emshol.multiply.com, Bantul terkenal sebagai penghasil gula tebu. Tidak tanggung-tanggung, tercatat ada enam buah pabrik gula pada masa itu. Tanah-tanah pertanian ditanami tebu.

Selain penghasil gula tebu, Bantul, yang letak geografisnya di pesisir selatan, juga penghasil buah kelapa, dan tentu saja sekaligus penghasil gula kelapa. Produksi kelapa dan gula yang melimpah inilah yang melahirkan geplak. Makanan ini bisa membuat gula dan kelapa punya nilai tambah.

Bahan utama geplak adalah kelapa. Kelapa ini diparut lalu dicampur dengan gula. Gula yang dipakai bisa gula kelapa, bisa gula tebu. Campuran ini lalu dibentuk menjadi bola-bola yang kemudian disangrai. Hanya begitu prosesnya. Sederhana sekali.

Jika gula tebu yang dipakai, hasil akhirnya berupa geplak berwarna putih kelabu. Jika gula kelapa yang dipakai, geplaknya berwarna cokelat. Rasanya tentu saja campuran antara gurih kelapa dan manis gula yang sangat legit. Yah, namanya juga gula. Begitu manisnya sampai bisa membuat kita haus setelah makan satu biji. Bahkan, mungkin saja kita tidak berselera menghabiskan satu biji karena saking manisnya. Setelah makan geplak, makanan atau minuman lain yang rasanya manis menjadi tawar karena kalah oleh rasa manis geplak. Teh manis pun akan terasa seperti teh tawar.

Pada masa lalu, masih kata Fauzan, geplak juga kadang berfungsi sebagai makanan alternatif pengganti. Pada saat paceklik, warga biasa mengonsumsi geplak sebagai makanan pokok. Kini, geplak lebih dikenal sebagai makanan kecil sekaligus oleh-oleh khas Bantul dan Jogja.(jogjanews.com)

Nah bagi bro yang belum pernah coba dan suka yang manis2.. pantas dicoba neh oleh2 yang satu ini…

Nah masih seputar yang manis2 nih… oleh2 yang satu ini gurih juga loh isinya kacang hijau dan gula… hmmm pengin ke jogja lagi suatu saat… seminggu paling cukup… :mrgreen:

33 Comments

  1. wah si pak RT membuatku pengen makan bakpia neh …
    kalo geplak rada kurang suka coz terlalu manies … kan aku udah manies …. kakakakakak …
    btw, kalo temen ane abis pulang kampung ke magelang juga biasa bawa ntu bakpia …
    **ngileerrrrrrr ….

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*