Konsumen setia suatu merk =fanatik…???


Kepercayaan konsumen untuk memakai produk bisa disamakan dengan fanatisme enggak yah…??? suatu hari Bi Atik seorang ibu rumah tangga selalu membeli sembako di warung A kenapa selain ramah,keuntungan yang diambil warung A gak terlalu banyak alias murah… nah itu alasannya dia jadi pelanggan setia..karena sudah cocok maka walaupun ada tawaran dari warung lain dengan harga sama tetap gak bergeming….

Si Jhoni dari mulai kecil hanya kenal produk motor A, belum pernah ganti merk… selalu yang ditemui dikeluarganya merk itu saja..akhirnya setelah dia mampu beli motor sendiri yah merk A yang dia beli….
Rudy seorang yang mengerti teknik mesin.. sangat tau akan kualitas mesin..dan mengerti kualitas motor mana yang bisa diandalkan… akankah dia akan setia pada satu merk motor saja???
Berikut keyakinan yang mendorong produk motor jadi pilihan seseorang IMHO:

  • Yakin akan kualitasnya
  • Yakin akan kecepatannya
  • Sudah membuktikan sendiri
  • Testimoni orang lain
  • Iklan

14 Comments

  1. dalam rentang harga yang sama, pilih yang paling bisa kasih nilai lebih ke kita dong…merk gak penting…wong mereka cari untung kok ngapain setia kaya siti nurbaya

  2. kalo gitu saya ndak fanatik dong,keluarga ane awalnya FB S*Z*K*,mulai bokap dg GT 100,kk dg CDI deluxe,trus gantian RC series 80&100,ane pake 110 trus ganti RU 120 hiu,trus pindah H yang sekarang jadi avatar ane
    SALAM KARET BUNDAR™

  3. yang penting mnurut sayah harga=kualitas (gak terasa over price) . . . .value 4 uang 😀
    smp pake suz jetcooled,sma suz shogun ganti rgr tambah ymh jupie,kul pke baj pulsar n boil….
    jadi gak fanatik dong…baru bner2 agak ngeri motor saat kuliah…

  4. Ane juga fanatic abizzz!!!!, setiap hari pke…. motor Suzuki, Jaket Yamaha & helm Honda TRX. Di jalan banyak juga tuh yang fanatic abizz macam ane.

  5. awal yamaha alfa, trus suzuki tornado, lalu honda tiger, lalu suzuki shogun 125 dan terakhir honda NMP. 😀

    bukan fanatik

  6. tentu dong disesuain ama kebutuhan masing-masing. ambil contoh neh di segmen skutik. uang gak berpengaruh ya. saya sih lebih suka ama spacy. eits…….. ada alasannya… bagasi gede, bandingin ama hayate, gedean dikit. trus spacy ada pengunci rem belakang, choke otomatis – dua hal yang hayate gak punya, CMIIW. lha trus ada selisih dua jutaan…. bisa dipake buat modif kan…..

  7. Gimana kalau hargadan kualitas relatif sama? Di sinilah kesetiaan hati kita teruji. Begitu kita pilih merk, sedikit banyak ada tersirat fanatisme pada diri kita.

    • nah ini sudah masuk ke “pilihan” sebenarnya..selera..dan perasaaan cieee.. 🙂 emang pakai perasaan sih… sedangkan perasaan nyaman susah untuk dipaksakan…

  8. faktor yg harus dipikirkan sebelum beli suatu produk, menurut saya secara hirarki sbb :
    1. harga produk (ada harga ada rupa)
    2.kualitas produk (unjuk kerja, durabilitas/keawetan)
    3.layanan after sales (kemudahan service, maintenance, spare parts)
    selanjutnya pertimbangan yang abstrak, semisal gengsi, pasaran atau tidak dll, tapi intinya belilah suatu produk jika memang dibutuhkan kecuali punya dana berlebih, aspek keinginan bisa dipuaskan jika punya dana berlebih..hehe 😀

  9. pertama RX-King…( 5th ada yg naksir)
    ganti jd MX-CW…(bertahan 1,5th ,,engine jebol sampe ganti blok,piston,conrod,cam,etc)
    trus mega pro primus (sikuning 2th, 2x crush dahsyat)
    kini SPXPGM-FI (Asli paling irit,averange 70kpj msh bisa 1:60km but max 110kpj aje)
    next… si-bi-ar satus seket dadi target…(golek speed with irit…)

  10. WALAUPUN motor pertamaku karisma trus tiger dan sekarang cs1,aku nggak fanatik honda cuma kebetulan aja cocok dengan selera saya dari model dan riding positionnya,waktu mau beli cs1 juga nyoba2 jupie mx.ternyata riding positionnya nggak nyaman bagiku(bagi saya lho ya,buat orang lain beda biasanya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*