August 23, 2017

Hubungan Valentino Rossi- Maverick Vinales “Mendidih” ?

Assen, BELANDA— Gelaran balap “Kelas Dewa” akan kembali bergulir di negeri Kincir Angin Belanda dalam beberapa hari kedepan (Minggu,25 Juni), sebuah tekad kuat pastinya akan terpanggil bagi penebusan sebuah kesalahan tim Movistar setelah seri Catalunya, di balut derita seputar ban berikut daya cengkram aspalnya, secercah titik terang kembali berpendar diantara keputusasaan tim yang bermarkas di Iwata, termasuk Valentino Rossi yang beberapa seri terdahulu terlihat semakin jauh dengan sang dewi fortuna membuat asa gapai gelar kesepuluhnya kian membuncah diliputi rasa gelisah, namun dalam tes hari senin pasca race Barcelona, Valentino Rossi telah berhasil menguji frame baru walau belum ada rilis resmi dari dua hari uji piranti terbarukan tim balap Yamaha itu.
Apakah Rossi akan gunakan versi yang sudah direvisi di seri Belanda, ataukah memang Seri Assen adalah harapan terakhir Rossi rengkuh puncak dan mengikis kesenjangan gap poin klasemen ?


Berikut statemen Rossi setelah pengujian perangkat baru M1 mereka,

“Kami telah melakukan pekerjaan dengan baik, motor lebih mudah dikendarai, lebih presisi, saya lebih menyukainya, namun kami masih bermasalah dengan daya cengkram, kami belum menyelesaikan masalah ini, ‘Feeling’ dengan motor menjadi lebih baik setelah M1 mengalami update terbaru.
Setelah evolusi ini, Yamaha akan mulai mengerjakan chassis tahun depan, tidak akan ada banyak berita lagi, mungkin akan ada banyak hal kecil yang bisa membantu kita, tapi kita harus berusaha memecahkan masalah ini sesegera mungkin.”

Sepertinya walau merasa suka dengan perubahan setelah tes Rossi dan timnya belum mempunyai cara yang bagus buat pemecahan solusinya.
Bahkan masalah tidak hanya datang dari kondisi di lintasan, namun gejolak suhu hubungan antar rekan tim Vinales-Rossi sepertinya mulai menghangat dan bisa jadi akan “mendidih’ kedepan pasca selisih pendapat tentang problem teknis tim mereka.

Dalam garasi Yamaha Rossi dan Vinales kini mulai dan cenderung mempunyai jalan yang berbeda dalam menyikapi masalah, walau pengamat performa rider (Rider Performance Analyst)dari tim Yamaha Wilco Zeelenberg menyatakan bahwa suasana dalam kubu tim Yamaha Movistar masih kondusif dan adem,

“Tidak ada masalah, saya pikir keduanya( Rossi & Vinales) cepat dan saya belum melihat ada hubungan yang meruncing, mereka berdua melaju dengan kecepatan tinggi di lap terakhir Le Mans dan ini bagus, Vale membuat sedikit kesalahan pada tikungan 6, dia melebar, Maverick menyusulnya dan Vale mencoba mempersiapkan serangan terakhir dengan menyalipnya namun dia kehilangan kesempatan podiumnya, namun itu tidak ada masalah karena untuk memenangkan kejuaraan perlu saling mengalahkan. ” kata Wilco Zeelenberg pasca duel tragis dua ridernya di Le Mans yang berakhir dengan jatuhnya Valentino.

Sepertinya setelah kepergian Lorenzo dari Yamaha kini Valentino Rossi mendapat “batu sandungan” baru dalam raih gelar dunia ke sepuluhnya dan harus melewati deretan rider Spanyol, dimana kemampuan Vinales sebanding dengan Lorenzo dan diamini oleh legenda balap Giacomo Agostini tentang kekaguman dia.
Akankah hubungan Maverick dan Valentino akan menjadi seperti Lorenzo jilid kedua, sepertinya dalam pertandingan dan persaingan semua itu wajar saja bukan.
Dan akan kita lihat kedua rider Yamaha ini di Assen Belanda minggu ini, Ciao !

Comments Via Facebook

comments

1 Comment on Hubungan Valentino Rossi- Maverick Vinales “Mendidih” ?

Leave a Reply

Translate »
%d bloggers like this: