RiderTua.com – Era pembalap setia dimulai? Bintang F1 seperti Lando Norris dan Max Verstappen kini memilih bertahan hingga 2030… Bursa pembalap Formula 1 sedang memasuki fase yang cukup berbeda dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Jika pada masa lalu perpindahan pembalap dari satu tim ke tim lain jadi bagian yang cukup lazim dalam perjalanan karier, kini sejumlah bintang justru mulai mengambil arah berbeda: bertahan selama mungkin bersama tim yang sudah jadi rumah mereka.
▶Daftar Isi
- 1. Lando Norris hingga Verstappen Terkunci Lama, Bursa Pembalap F1 Mulai Berubah
- Lando Norris dan McLaren, Ikatan yang Semakin Panjang
- Max Verstappen Sudah Lama Bersama Tim Red Bull
- Charles Leclerc dan Ferrari Juga Memiliki Cerita Serupa
- George Russell Mengarah ke Jalur yang Sama
- Piastri dan Antonelli Berpotensi Mengikuti Jejak yang Sama
- Bursa Pembalap F1 Bisa Berubah Total
- 2. Daftar Kontrak Resmi Pembalap Formula 1 Musim 2027
Lando Norris hingga Verstappen Terkunci Lama, Bursa Pembalap F1 Mulai Berubah
Fenomena ini semakin terlihat dari kontrak-kontrak jangka panjang yang mulai mengunci sejumlah nama besar hingga beberapa tahun ke depan. Akibatnya, kursi-kursi utama di tim papan atas perlahan semakin sulit digoyang.
Lando Norris jadi salah satu contoh paling jelas dari perubahan tersebut. Pembalap asal Inggris itu baru saja memperpanjang kontraknya dengan McLaren setidaknya hingga 2030. Norris sendiri belum pernah membela tim lain di Formula 1 dan, dengan kontrak barunya, ia dipastikan tak akan pindah sebelum periode tersebut berakhir.
Menariknya, Norris juga ngakuin bahwa dirinya memang tak ingin tinggalkan McLaren. Bahkan, kontraknya disebut memiliki opsi yang memungkinkan kerja sama tersebut diperpanjang lebih jauh lagi.

Lando Norris dan McLaren, Ikatan yang Semakin Panjang
Perjalanan Norris di Formula 1 kini berpotensi jadi salah satu contoh paling kuat dari era baru pembalap yang membangun karier panjang bersama satu tim. Ia sudah jadi bagian dari McLaren sepanjang kiprahnya di F1 dan belum memiliki pengalaman membela tim lain di grid.
Kontrak hingga setidaknya 2030 membuat hubungannya dengan McLaren semakin panjang. Dalam situasi ketika tim-tim besar mulai berusaha mempertahankan pembalap andalannya dalam jangka panjang, langkah tersebut juga mencerminkan perubahan besar dalam dinamika pasar pembalap Formula 1.
Dulu, seorang pembalap umumnya bertahan bersama satu tim sekitar empat hingga enam tahun, meski tentu terdapat beberapa pengecualian. Kini, kecenderungan tersebut mulai berubah. Tim-tim besar tampaknya semakin memilih jaga stabilitas dengan mempertahankan bintang mereka selama mungkin.
Norris bukan satu-satunya nama yang menggambarkan perubahan tersebut…!

Max Verstappen Sudah Lama Bersama Tim Red Bull
Jika berbicara mengenai loyalitas terhadap satu struktur tim, perjalanan Max Verstappen bersama Red Bull bahkan berlangsung lebih lama. Verstappen memulai debutnya di Formula 1 pada 2015 bersama Toro Rosso, tim junior milik struktur Red Bull.
Setahun kemudian, pada 2016, ia naik ke Red Bull Racing. Sejak saat itu, Verstappen tetap berada di dalam keluarga Red Bull dan jadi salah satu figur utama tim tersebut.
Menariknya, ketika masa depannya sempat terlihat memiliki peluang lebih besar untuk berubah, Verstappen justru memperpanjang kontraknya hingga 2030. Artinya, keterikatannya dengan struktur Red Bull akan terus berlangsung dalam jangka panjang.
Situasi Verstappen memperlihatkan bagaimana konsep pembalap yang tumbuh, berkembang, dan kemudian bertahan di dalam satu struktur kini semakin kuat. Perpindahan ke tim lain yang dahulu jadi bagian dari perjalanan banyak pembalap besar kini tak lagi selalu jadi pilihan utama.

Charles Leclerc dan Ferrari Juga Memiliki Cerita Serupa
Charles Leclerc berada dalam situasi yang tak jauh berbeda. Sebelum bergabung dengan Ferrari, pembalap asal Monako itu hanya habiskan satu musim bersama tim lain di Formula 1, yakni Sauber pada 2018.
Saat itu, Leclerc sudah jadi bagian dari Ferrari Academy. Kemudian pada 2019, ia dipromosikan ke tim utama Ferrari.
Tahun tersebut juga jadi musim debut Norris bersama McLaren. Sejak saat itu, kedua pembalap ini sama-sama membangun perjalanan panjang bersama tim yang kini jadi tempat utama mereka di Formula 1.
Leclerc memang pernah membela Sauber, tetapi perjalanan kariernya di F1 tetap sangat erat dengan Ferrari. Hal itu membuat situasinya ikut gambarkan kecenderungan baru di mana tim besar berusaha mempertahankan pembalap utama mereka dalam waktu yang jauh lebih panjang.

George Russell Mengarah ke Jalur yang Sama
Sementara itu, George Russell juga tampaknya sedang mengikuti pola serupa bersama Mercedes. Sebelum bergabung dengan tim asal Brackley tersebut, Russell habiskan tiga musim bersama Williams.
Pada 2022, ia kemudian pindah ke Mercedes. Kini, ketika hampir seluruh kursi utama di tim-tim papan atas sudah terkunci untuk beberapa tahun mendatang, segala sesuatunya mengarah pada kemungkinan Russell juga akan melanjutkan kerja sama jangka panjang dengan Mercedes.
Jika skenario itu terjadi, maka semakin banyak nama besar Formula 1 yang akan bertahan lama di tim masing-masing. Situasi tersebut tentu membuat pergerakan besar di antara tim papan atas jadi semakin terbatas.
Karena itulah, pasar pembalap Formula 1 dalam beberapa tahun ke depan bisa memiliki pola yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

Piastri dan Antonelli Berpotensi Mengikuti Jejak yang Sama
Generasi berikutnya pun memiliki kandidat yang dapat melanjutkan tren tersebut. Oscar Piastri dan Andrea Kimi Antonelli jadi dua nama yang berpotensi berkembang menjadi pembalap yang sangat lama bertahan di satu tim.
Piastri langsung jalani debut Formula 1 bersama McLaren, sementara Antonelli memulai kiprahnya di kelas utama bersama Mercedes. Keduanya sejak awal sudah berada di tim papan atas.
Dengan kursi-kursi utama di Formula 1 yang mulai terkunci untuk jangka menengah, peluang keduanya untuk berpindah tim dalam waktu dekat juga terlihat tak terlalu besar.
Situasi ini ciptakan gambaran yang cukup menarik. Jika Norris bertahan di McLaren, Verstappen tetap bersama Red Bull, Leclerc melanjutkan kisahnya dengan Ferrari, dan Russell tetap di Mercedes, maka ruang untuk pergerakan besar di antara tim-tim papan atas akan semakin sempit.

Bursa Pembalap F1 Bisa Berubah Total
Pada akhirnya, Formula 1 tampaknya sedang bergerak menuju periode ketika pembalap-pembalap utama semakin lama bertahan di tempat yang sama. Bukan lagi sekadar soal mencari tim terbaik berikutnya, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang antara pembalap dan tim.
Norris, Verstappen, dan Leclerc jadi contoh paling jelas dari kecenderungan tersebut, sementara Russell berpotensi mengikuti jalur yang sama. Di sisi lain, Piastri dan Antonelli bisa jadi bagian dari generasi berikutnya yang memulai dan membangun perjalanan panjang langsung bersama tim papan atas.
Jika tren ini terus berlanjut, beberapa tahun mendatang mungkin tak akan hadirkan banyak perpindahan besar antar tim elite Formula 1. Para bintang utama kemungkinan besar tetap berada di tempatnya masing-masing.
Artinya, perubahan besar di bursa pembalap justru bisa lebih banyak terjadi di barisan tengah hingga bagian bawah grid. Sementara kursi-kursi paling bergengsi Formula 1 perlahan jadi semakin sulit ditembus.
Dan dari situlah sebuah era baru mulai terlihat: era ketika jadi pembalap setia satu tim kembali jadi bagian penting dari perjalanan karier di Formula 1.
Daftar Kontrak Resmi Pembalap Formula 1 Musim 2027
| Nama Pembalap | Tim | Durasi Kontrak |
|---|---|---|
| Max Verstappen | Oracle Red Bull Racing | Hingga Akhir 2030 |
| Lando Norris | McLaren F1 Team | Hingga Akhir 2030+ |
| Charles Leclerc | Scuderia Ferrari | Hingga Akhir 2028 |
| Pierre Gasly | Alpine F1 Team | Hingga Akhir 2028 |
| Lewis Hamilton | Scuderia Ferrari | Hingga Akhir 2027 |
| Alex Albon | Williams Racing | Hingga Akhir 2027 |
| Franco Colapinto | Alpine F1 Team | Hingga Akhir 2027 |
| Sergio Perez | Cadillac F1 Team | Hingga Akhir 2027 |
| Valtteri Bottas | Cadillac F1 Team | Hingga Akhir 2027 |
| Oscar Piastri | McLaren F1 Team | Kontrak Multi-tahun (Melewati 2026) |
| George Russell | Mercedes-AMG F1 | Kontrak Multi-tahun (Melewati 2026) |
| Carlos Sainz | Williams Racing | Kontrak Multi-tahun (Melewati 2026) |
Catatan: Tim-tim lain seperti Mercedes (untuk kursi kedua), Haas, Aston Martin, Racing Bulls, dan Audi masih menyisakan kursi kosong atau belum mengumumkan durasi kontrak pembalapnya secara pasti hingga akhir 2027..












